Utang Whoosh Jadi Sorotan, Kemenkeu Pastikan Pengalihan Saham Masih Berproses

Kanama
Jumat, 18 September 2026 14:30:57

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan proses pengalihan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) masih berjalan. Langkah tersebut berkaitan dengan rencana pemerintah menangani kewajiban proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Perkembangan ini menjadi perhatian setelah Purbaya Yudhi Sadewa tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan dan posisi tersebut kini diisi Suahasil Nazara.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Evita Manthovani mengatakan pengalihan saham PSBI kepada pemerintah melalui Kemenkeu masih berada dalam tahap finalisasi. Menurutnya, skema yang akan digunakan telah ditetapkan dan sebelumnya telah dibahas secara terperinci.

Baca: IHSG Tertekan Usai Reshuffle Prabowo, Level 6.000 Kembali Jadi Sorotan Investor

"Pengalihan saham PT PSBI ke pemerintah melalui Kementerian Keuangan saat ini masih dalam proses finalisasi. Skema telah ditetapkan, telah dibahas secara detail," kata Evita dalam konferensi pers APBN KiTA di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (18/09/2026).

Evita menjelaskan, pelaksanaan pengalihan saham tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kemenkeu masih melakukan pemetaan terhadap sejumlah aspek yang berkaitan dengan proses pengalihan.

Baca: Dekranasda Kampar Dorong Kerajinan Lokal dan UMKM Tembus Pasar Nasional

"Dan untuk itu kita saat ini juga supaya pengalihan nanti berjalan dengan terencana tepat dan juga bisa operasional, tentu diperlukan untuk pemetaan beberapa aspek, antara lain finansial, aspek bisnis, operasional, dan tentu hukumnya," ujarnya.

Kemenkeu Lakukan Due Diligence Saham PSBI

Selain pemetaan, Kemenkeu kini menjalankan proses uji tuntas atau due diligence terhadap saham PSBI. Evaluasi nilai saham yang akan dialihkan juga dilakukan secara bersamaan.

Baca: Utang BLBI Rp218,3 Triliun Lunas, Pemerintah Tutup Lembaran Krisis 1998

" Saat ini di Kementerian Keuangan sedang berjalan, yaitu due diligence oleh Kementerian Keuangan, dan juga evaluasi nilai saham terhadap saham PSBI yang akan dialihkan. Dan secara paralel penyusunan Perpres juga sedang kami lakukan," jelas Evita.

Pemerintah juga tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai bagian dari proses pengalihan tersebut. Koordinasi dilakukan Kemenkeu bersama Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Baca: IHSG Menguat 0,40 Persen ke 6.462, Rupiah Tertekan di Rp17.742

Sebelumnya, pemerintah menargetkan proses pengalihan saham tersebut selesai pada pertengahan September 2026. PSBI diketahui menjadi pemegang 60% saham KCIC dari sisi Indonesia, sedangkan 40% saham lainnya dimiliki konsorsium perusahaan China.

Dengan skema yang direncanakan, kepemilikan saham Indonesia di KCIC akan dialihkan kepada Kementerian Keuangan.

Sebelum pergantian Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kewajiban terkait utang Whoosh akan ditangani melalui Special Mission Vehicle (SMV) yang berada di bawah Kemenkeu.

Baca: Dua Dirjen Kemenkeu Minta Perombakan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan

Sementara itu, persoalan utang Whoosh sebelumnya telah menjadi bagian dari rencana pengalihan penanganan kewajiban proyek dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara kepada Kemenkeu. (SM)



Terkait
APINDO Ungkap Harapan Dunia Usaha kepada Menteri Keuangan Baru: 3 Aspek Jadi Catatan
APINDO Ungkap Harapan Dunia Usaha kepada Menteri Keuangan Baru: 3 Aspek Jadi Catatan
Sidak PT Sambu, Adam Syafaat: Industri Harus Jalan, Pet
Anggota DPRD Riau Samsuri Daris Dorong PLN Perkuat Laya
Kabar Baik..! Menkeu Purbaya Buka Opsi Naikkan Batas Om
Lainnya
Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
Sekda Siak: Apresiasi Baznas Tingkatkan Zakat Masa Pand
Sri Mulyani Beri Warning atas Penurunan Neraca Perdagan
RAPP: Kita Berkomitmen Selesaikan Persoalan Tunggakan P
Kriminal
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi, Ada Latihan Menembak
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi, Ada Latihan Menembak
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Presenter TVRI Papua Barat Tewas, Polisi Tetapkan Dua T
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind