Sumatera Makin Terhubung: Jalan Tol Tembus 1.161 Km, 982 Sudah Beroperasi

Mawardi Tombang Amar
Minggu, 13 September 2026 16:54:21

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera.

Hingga Agustus 2026, total pembangunan JTTS yang ditangani Hutama Karya telah mencapai 1.161 kilometer (km). Dari total tersebut, sepanjang 982 km telah beroperasi penuh dan dimanfaatkan masyarakat.

Pj. EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, mengatakan ruas-ruas tol yang telah tersambung dan beroperasi tersebar di berbagai wilayah Sumatera.

"Pembangunan dan pengoperasian ruas-ruas tersebut secara bertahap terus mendorong konektivitas antarwilayah serta efisiensi distribusi logistik di Pulau Sumatera," ujar Hamdani kepada Kompas.com, Sabtu (12/9/2026).

Sejumlah ruas JTTS yang telah beroperasi dan mendukung konektivitas masyarakat meliputi:

Baca: Prabowo Panggil Gubernur BI, Menkeu, dan Bos Danantara ke Istana, Bahas Kondisi Ekonomi Nasional

1. Tol Medan-Binjai sepanjang 17 km.

2. Tol Palembang-Indralaya sepanjang 22 km.

3. Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 km.

4. Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 132 km.

5. Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 km.

Baca: Harga Batu Bara Cetak Rekor Hampir 3 Tahun, Indonesia Jadi Andalan Dunia

6. Tol Sigli-Banda Aceh sepanjang 49 km.

7. Tol Indrapura-Kisaran sepanjang 48 km.

8. Tol Padang-Sicincin sepanjang 36 km.

9. Tol Bangkinang-Koto Kampar sepanjang 25 km.

10. Tol Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 32 km.

Baca: IHSG Tertekan Usai Reshuffle Prabowo, Level 6.000 Kembali Jadi Sorotan Investor

11. Tol Binjai-Pangkalan Brandan sepanjang 58 km.

12. Tol Indralaya-Prabumulih sepanjang 64 km.

13. Tol Bengkulu-Taba Penanjung sepanjang 17 km.

14. Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat sepanjang 103 km.

15. Tol Betung-Jambi sepanjang 52 km.

Baca: Digitalisasi Bansos Dimulai, Masyarakat Bisa Daftar dan Ajukan Sanggahan

Khusus Tol Medan-Binjai dan Bakauheni-Terbanggi Besar, pengelolaannya dilakukan oleh Indonesia Investment Authority (INA).

Sementara itu, Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat dikelola oleh badan usaha jalan tol (BUJT) PT Hutama Marga Waskita (Hamawas).

JTTS Pangkas Waktu Tempuh dan Dukung Logistik

Pembangunan JTTS merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dirancang untuk memperkuat konektivitas dan mendukung pemerataan pertumbuhan ekonomi. Jaringan jalan tol ini menghubungkan berbagai pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan industri, pelabuhan, hingga kawasan pariwisata di sepanjang Pulau Sumatera.

Kehadiran JTTS diharapkan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan serta meningkatkan efisiensi distribusi barang dan jasa. Dengan konektivitas yang semakin baik, pelaku usaha dapat memperoleh akses transportasi yang lebih cepat dan efisien.

Baca: Dekranasda Kampar Dorong Kerajinan Lokal dan UMKM Tembus Pasar Nasional

Kondisi tersebut juga berpotensi memperkuat daya saing komoditas daerah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, pembangunan JTTS diarahkan untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antara Pulau Jawa dan wilayah lain di Indonesia, khususnya Sumatera.

Tujuan Strategis Pembangunan Tol Trans Sumatera

Pembangunan JTTS memiliki sejumlah tujuan strategis, antara lain:

1. Memperkuat konektivitas antarwilayah. Jalan tol menghubungkan pusat-pusat ekonomi, kawasan industri, pelabuhan, dan destinasi pariwisata di Sumatera.

2. Meningkatkan efisiensi logistik. Infrastruktur jalan tol membantu mempercepat pergerakan barang, jasa, dan mobilitas masyarakat.

Baca: Kampar Perkuat Digitalisasi Keuangan dan Akses Fintech untuk UMKM

3. Mendorong pemerataan pembangunan. JTTS menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas pusat pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa.

4. Membuka peluang investasi. Konektivitas yang semakin baik dapat meningkatkan daya tarik kawasan industri dan sentra ekonomi baru.

JTTS

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera diinisiasi sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional. Penugasan kepada Hutama Karya berlandaskan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 100 Tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatera.

Regulasi tersebut kemudian diperbarui melalui sejumlah ketentuan turunan untuk mendukung pendanaan, penjaminan pemerintah, serta pengoperasian ruas-ruas tol. Payung hukum tersebut menjadi dasar pemerintah dalam mempercepat pembangunan jaringan jalan tol di Pulau Sumatera.

Baca: Utang BLBI Rp218,3 Triliun Lunas, Pemerintah Tutup Lembaran Krisis 1998

JTTS Jadi Tulang Punggung Perekonomian Sumatera

Dengan total pembangunan mencapai 1.161 km hingga Agustus 2026 dan 982 km telah beroperasi, JTTS menjadi salah satu proyek infrastruktur utama dalam memperkuat konektivitas nasional.

Pembangunan jaringan jalan tol tersebut diharapkan dapat membuka akses antarwilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendukung distribusi komoditas dari berbagai sentra produksi di Sumatera.

Bagi pemerintah, kehadiran JTTS juga menjadi instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan tidak hanya terpusat di Pulau Jawa. Hutama Karya terus mengembangkan jaringan JTTS secara bertahap guna mendukung konektivitas, efisiensi logistik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Pulau Sumatera.

Baca: Utang Whoosh Jadi Sorotan, Kemenkeu Pastikan Pengalihan Saham Masih Berproses

Sumber: Kontan



Terkait
IHSG Menguat 0,40 Persen ke 6.462, Rupiah Tertekan di Rp17.742
IHSG Menguat 0,40 Persen ke 6.462, Rupiah Tertekan di Rp17.742
Hendry Munief Dorong Reformasi Pengelolaan Dana KUR, Da
5 Raksasa Tiongkok yang Perkuat Cengkeraman Investasi d
Kemenhub Naikkan Fuel Surcharge Tiket Pesawat Ekonomi h
Lainnya
Soal Defisit APBN 2025, Menkeu Purbaya: Bisa Nol, Tapi Ekonomi Morat Marit
Soal Defisit APBN 2025, Menkeu Purbaya: Bisa Nol, Tapi Ekonomi Morat Marit
Besok Markplus Pekanbaru Diluncurkan, Hermawan Kartajay
Harga Sawit di Riau Kembali Naik, Umur 10 Tahun Rp 2.24
Jelang Tahun Baru Kebutuhan Telur di Kepri Makin Mening
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Karmila Sari Dorong Guru, Dosen dan Mahasiswa Perkuat B
STIE Bangkinang Gelar Gladi Bersih Jelang Dies Natalis
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hukum
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan Nasional, PMA Tersangka Karhutla Ditindak
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan Nasional, PMA Tersangka Karhutla Ditindak
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi
Dedi Congor Jadi Tersangka KPK dan Polri, Ini Kasusnya
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I