Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu, Konflik Selat Hormuz Jadi Sorotan

Kanama
Sabtu, 12 September 2026 12:23:24

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi berpotensi kembali mengalami kenaikan jika harga minyak dunia terus bertahan pada level tinggi. Pertamina Patra Niaga bahkan memperkirakan harga sejumlah BBM seperti Pertamax dan produk Dex dapat berada di kisaran Rp18 ribu hingga Rp20 ribuan per liter.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto menyampaikan proyeksi tersebut dalam media gathering di Bantul, Yogyakarta, sabtu (12/09/2026).

Menurut Eko, belum terlihat tanda-tanda kuat bahwa harga minyak dunia akan segera kembali turun. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi harga BBM nonsubsidi di dalam negeri.

Baca: Minyak Dunia Tembus US$108, Pemerintah Tetap Tahan Harga BBM Subsidi

"Harga Pertamax, Dex, dan lain-lain itu akan berkisaran antara di angka Rp18 ribu sampai Rp20 ribuan karena tidak ada, belum ada, indikasi terjadi penurunan harga minyak dunia," ujar Eko.

Konflik Selat Hormuz Pengaruhi Harga Energi

Baca: Hendry Munief Dorong Reformasi Pengelolaan Dana KUR, Dampak Pertumbuhan Usaha Jadi Pertimbangan

Eko menilai gejolak geopolitik di Timur Tengah, khususnya gangguan di kawasan Selat Hormuz, memberikan tekanan besar terhadap pasar energi global.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi distribusi energi dunia. Gangguan terhadap lalu lintas energi di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi pasokan sekaligus mendorong kenaikan harga minyak mentah.

"Perang di Timur Tengah, di Selat Hormuz ini, ternyata dampaknya secara global selain ketersediaan energi di dunia, itu juga harga yang saat ini belum stabil ya," kata Eko.

Baca: Anggota DPRD Riau Samsuri Daris Dorong PLN Perkuat Layanan Terutama Daerah Pesisir dan Kepulauan

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena harga minyak mentah dunia telah menembus level di atas US$100 per barel.

Harga Minyak Brent Tembus US$108 per Barel

Baca: APBN Siapkan Saldo Awal Rekening Rp50 Ribu, Purbaya: Masih Masuk

Pada perdagangan Jumat (11/09/2026), harga minyak mentah Brent tercatat naik US$1,05 atau sekitar 1 persen menjadi US$108,68 per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat naik 95 sen atau sekitar 1 persen menjadi US$103,45 per barel.

Kenaikan tersebut melanjutkan lonjakan harga pada perdagangan sehari sebelumnya. Dalam sepekan, harga Brent dan WTI tercatat melonjak hampir 13 persen.

Baca: Stasiun Bogor Berbenah, Peron Diperpanjang dan Kanopi Ditambah untuk KRL 12 Gerbong

Tekanan terhadap harga minyak dunia tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi harga BBM nonsubsidi Pertamina.

Pertamina Berharap Harga Minyak Kembali Turun

Baca: 5 Raksasa Tiongkok yang Perkuat Cengkeraman Investasi di Indonesia, dari BYD hingga Tsingshan

Pertamina berharap gejolak harga minyak dunia segera mereda sehingga harga dapat kembali ke level sebelum terjadinya krisis geopolitik.

Eko menyebut kisaran harga US$60 hingga US$70 per barel menjadi level yang diharapkan dapat kembali tercapai.

"Kalau berharap turun US$70 per barel atau US$60 per barel sebelum terjadinya krisis geopolitik, ya kita doakan mungkin semoga itu bisa terjadi dalam waktu segera karena kalau tidak kondisi ini akan berdampak seperti sekarang," ujarnya.

Baca: Tinggalkan PNS, Zulhas Ungkap Rahasia Penghasilan Setara Rp1 Miliar Sebulan pada 1985

Sebagai informasi, harga Pertamax saat ini masih berada di level Rp15.950 per liter. Sementara sejumlah BBM nonsubsidi lainnya telah mengalami penyesuaian harga pada September 2026.

Jika tekanan harga minyak dunia berlanjut, konsumen perlu mewaspadai kemungkinan penyesuaian harga BBM nonsubsidi pada periode berikutnya. (SM)



Terkait
Kabar Baik..! Menkeu Purbaya Buka Opsi Naikkan Batas Omzet UMKM Bebas PPh Pasal 22
Kabar Baik..! Menkeu Purbaya Buka Opsi Naikkan Batas Omzet UMKM Bebas PPh Pasal 22
Prabowo Target Tutup 700 BUMN hingga Akhir 2026, Efisie
Kemenhub Naikkan Fuel Surcharge Tiket Pesawat Ekonomi h
Lainnya
BRK Syariah Raih Dua Penghargaan pada Ajang Hajj Banking Award BPKH 2025
BRK Syariah Raih Dua Penghargaan pada Ajang Hajj Banking Award BPKH 2025
Momen Hari Sumpah Pemuda, Rahmad Ilahi Ajak Pemuda Bang
Pemko Batam Vaksin 1.300 Karyawan Nagoya Hill Shopping
Kades Kasang Padang Awasi Langsung Pengerjaan Jalan Men
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind