Bukti Cinta Istri Jaksa, Ginjal Yulis Penyambung Hidup Suami .

Mawardi Tombang
Jumat, 9 Agustus 2019 09:30:54
SHOLAHUDDIN Ritonga bersama istrinya Yulis Ratna Sari.

Kanalsumatra.com - Kisah Yulis Ratna Sari (29) bisa menjadi contoh bagi orang lain. Besarnya cinta dan pengabdian pada suami tak hanya sebatas kata. Perempuan kelahiran Jakarta ini membuktikan dengan mendonorkan satu ginjalnya untuk sang suami, Sholahuddin Ritonga (41) yang sudah mengalami gagal ginjal sejak 2014 silam.

Proses operasi transplantasi (cangkok) ginjal itu berlangsung di Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Senin 29 Juli 2019. Saat ini, pasangan suami istri tersebut sedang menjalani masa pemulihan di rumahnya, kompleks perumahaan jaksa di Kawasan Lampineung, Banda Aceh.

Saat ditemui di rumahnya, Kamis (8/8), Yulis menceritakan bagaimana reaksi keluarga saat mengetahui Sholahuddin, Kasi Ideologi Politik, Pertahanan dan Keamanan atau Kasi A Bidang Intelijen Kejati Aceh ini gagal ginjal pada 2014. Saat itu, Sholahuddin masih bertugas di Kejari Mempawah, Kalimantan Barat.

“Kami keluarga sangat kaget,” kata Yulis yang keseharian bekerja sebagai ibu rumah tangga.

Ibu tiga anak ini mengaku, awalnya tidak mengetahui suaminya mengindap penyakit ini. Sebab, saat masih stadium satu hingga empat tidak muncul gejala-gejalanya dan baru ketahuan ketika sudah kronis.

Saat itu, pihak keluarga upaya melakukan pengobatan, mulai dari mengkonsumsi obat herbal dengan berbagai jenis hingga menjalani terapi hemodialisa (cuci darah), tapi tidak membuahkan hasil. Bahkan, pihak keluarga sudah membawa ke salah satu rumah sakit ternama di Indonesia, tapi akhirnya urung dilakukan mengingat besarnya biaya pengobatan.

Ketika upaya pengobatan sedang dilakukan, Sholahuddin tetap berdinas. Hingga pada 2014 akhir, Sholahuddin mendapat tugas baru yaitu pindah ke Aceh. Saat mengetahui dirinya ditempatkan di Kejati Aceh, kata Yulis, Sholahuddin merasa semakin sedih mengingat kondisinya yang sakit-sakitan.

“Tapi Alhamdulillah saya terus menyemangati dan mendampingi agar suami tetap dapat melaksanakan tugas ke Aceh. Karena saya bilang nggak mungkin Allah kasih ujian seberat ini kepada hamba-Nya. Kita tidak tahu Allah mau kasih hadiah apa sampai kita dikirim jauh ke Aceh,” ujar Yulis.

Kalimat itu untuk motivasi suaminya agar kuat menghadapi ujian itu. “Akhirya kita berangkat, kita jalani hari-hari di sini seperti biasa dengan aktivitas cuci darah. Terus akhirnya kita dengar informasi di Aceh bisa transplantasi ginjal dengan dokter senior,” kisah Yulis didampingi mertuanya tentang awal mula oprasi dilakukan.

Setelah menerima informasi yang cukup, Yulis mengajukan diri sebagai pendonor ginjal. Saat itu, dia sudah merelakan satu ginjalnya untuk sang suami dengan harapan suaminya bisa kembali sembuh tanpa harus melakukan cuci darah. “Karena memang saya sudah mantap sekali saat itu, saya tidak mau merepotkan orang lain,” cerita dia didampingi mertuanya.

Saat itu, Yulis mulai mempersiapkan diri termasuk mengurus segala berkas administrasi dan menjalani screening kesehatan dari ujung rambut hingga ujung kaki. Karena untuk menjadi pendonor tidak mudah, karena tidak bisa yang memiliki riwayat penyakit menular atau turunan. “Alhamdulillah saya di ACC (sebagai pendonor) tahun 2019 awal,” tukas dia.

Setelah melewati berbagai tahapan, akhirnya proses operasi transplantasisi ginjal dilakukan oleh

Tim Cangkok Ginjal RSUZA yang diketuai dr Abdullah SpPD-KGH FINASIM bersama para ahli dari Jakarta. Operasi itupun berlangsung lancar dan berhasil. Operasi ginjal tersebut merupakan yang keempat ditangani RSUZA.

Sebelum dilakukan operasi, kata Yulis, Sholahuddin selalu melakukan cuci darah dua kali dalam satu minggu. “Tapi sejak operasi, Alhamdulillah tidak cuci darah lagi. Saat ini kami sedang menjalani masa penyembuhan di rumah,” pungkas Yulis sambil tersenyum seraya mengatakan kondisi mereka semakin membaik dari hari ke hari.(masrizal)

Lainnya
Harga TBS Sawit di Riau Naik Rp.150, Berikut Rinciannya
Harga TBS Sawit di Riau Naik Rp.150, Berikut Rinciannya
Bangkitkan Ekonomi Nasional, Astra Dukung Paviliun Indo
Sukses di Babel, FIFGROUP FEST Kunjungi Lampung Bagi-Ba
Kualanamu Didorong Jadi Hub Penerbangan Domestik
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto