Mengapa Purbaya Dicopot? Ini Alasan di Balik Reshuffle Menkeu oleh Prabowo

Kanama
Selasa, 15 September 2026 10:06:05

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Pergantian Menteri Keuangan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi perhatian. Purbaya Yudhi Sadewa resmi tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan dan digantikan oleh Suahasil Nazara. Selasa (15/09/2026).

Pergantian tersebut berlangsung dalam reshuffle Kabinet Merah Putih yang diumumkan Presiden Prabowo pada Senin (14/09/2026). Suahasil Nazara kemudian dilantik sebagai Menteri Keuangan baru di Istana Negara, Jakarta.

Pencopotan Purbaya menimbulkan pertanyaan mengenai alasan di balik keputusan tersebut. Pasalnya, pergantian Menteri Keuangan dilakukan ketika Purbaya masih menjalankan sejumlah agenda pemerintahan dan aktivitas kenegaraan.

Baca: Hampir 48 Ribu Nasabah PNM di Rohil, Jhony Charles Dorong UMKM Naik Kelas

Analisis mengenai pergantian tersebut menunjukkan bahwa keputusan Presiden Prabowo tidak serta-merta dapat dibaca sebagai evaluasi terhadap kinerja fiskal Purbaya.

Faktor kecocokan antara menteri dan kebutuhan pemerintahan menjadi salah satu hal yang dinilai penting dalam melihat keputusan tersebut. Posisi Menteri Keuangan memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan fiskal, pengelolaan anggaran negara, serta mendukung agenda ekonomi pemerintah.

Baca: Misharti Dorong UMKM Kampar Naik Kelas, Olahan Ikan Patin Dibidik Tembus Pasar Luas

Dengan demikian, pergantian Purbaya dapat dipandang sebagai bagian dari penyesuaian pemerintahan terhadap kebutuhan dan arah kebijakan Presiden Prabowo.

Purbaya Digantikan Suahasil Nazara

Suahasil bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya menjadi Menteri Keuangan, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Baca: Rupiah Tertekan, BI Perkuat Insentif Modal Asing dan Naikkan Bunga Deposit Jadi 5 Persen

Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Suahasil untuk melanjutkan pengelolaan kebijakan fiskal dan keuangan negara.

Pergantian ini sekaligus menjadikan Suahasil sebagai Menteri Keuangan ketiga pada era pemerintahan Prabowo. Sebelumnya, posisi tersebut diisi Sri Mulyani Indrawati dan kemudian Purbaya Yudhi Sadewa.

Baca: Pertamina Salurkan 33.347 Tabung LPG ke 966 Gerai Koperasi Merah Putih

Purbaya sendiri menjabat sebagai Menteri Keuangan sejak 8 September 2025 setelah menggantikan Sri Mulyani.

Reshuffle Jadi Penyesuaian Arah Ekonomi

Pergantian Menteri Keuangan tidak hanya berkaitan dengan posisi individu, tetapi juga erat dengan kebutuhan pemerintah dalam menjalankan agenda ekonomi nasional.

Baca: Harga Batu Bara Cetak Rekor Hampir 3 Tahun, Indonesia Jadi Andalan Dunia

Kementerian Keuangan memiliki posisi sentral dalam menjaga stabilitas fiskal, mengelola penerimaan dan belanja negara, serta mendukung berbagai program prioritas pemerintahan.

Karena itu, perubahan pucuk pimpinan kementerian strategis tersebut dapat menjadi sinyal adanya penyesuaian terhadap pendekatan pemerintah dalam menjalankan kebijakan ekonomi dan fiskal.

Baca: Pertamina GP Indonesia 2026 Bikin Ekonomi Lokal Lombok Melesat, Omzet Kuliner Naik

Meski demikian, alasan resmi mengenai pencopotan Purbaya tetap menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan untuk mengetahui arah kebijakan pemerintah selanjutnya.

Pergantian Purbaya juga menjadi perhatian publik karena dilakukan cukup cepat. Pada Senin (14/09/2026), Purbaya masih mengikuti agenda resmi sebagai Menteri Keuangan sebelum akhirnya posisinya digantikan.

Kini, perhatian beralih kepada Suahasil Nazara. Tantangan utamanya adalah memastikan transisi berjalan lancar sekaligus menjaga kepercayaan terhadap pengelolaan keuangan negara di tengah berbagai agenda ekonomi pemerintahan Prabowo.



Terkait
Hendry Munief: Kawasan Industri Jangan Hanya Bangun Kawasan, Harus Hasilkan Ekonomi Nyata
Hendry Munief: Kawasan Industri Jangan Hanya Bangun Kawasan, Harus Hasilkan Ekonomi Nyata
Enam Sentimen Global Menguji Pasar RI, Keputusan BI Din
Perdana Jadi Menkeu, Suahasil Ungkap APBN Defisit Rp240
Minyak Dunia Tembus US$108, Pemerintah Tetap Tahan Harg
Lainnya
Daya Beli Melemah, UMKM Didorong Perkuat Ekosistem dari Produksi hingga Pasar
Daya Beli Melemah, UMKM Didorong Perkuat Ekosistem dari Produksi hingga Pasar
Masa Pandemi, Riau Jadi Pilihan Pengusaha Sumatera, Api
BERITA FOTO Gratis Layanan XL PRIO Pass Selama di Malay
Rasio KPMM Kurang dari 4 Persen, OJK Cabut Izin BPRS Sa
Politik
Golkar Bantah Isu Bahlil Terlibat Penyadapan Ilegal Prabowo, Sarmuji Minta Publik Tak Terprovokasi
Golkar Bantah Isu Bahlil Terlibat Penyadapan Ilegal Prabowo, Sarmuji Minta Publik Tak Terprovokasi
Mulyanto PKS Nilai Hak Menyatakan Pendapat Mulai Mengua
PKS Soroti Penurunan Foto Gibran di DPRD DIY, Mardani M
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan