Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Kerja Disiapkan dalam 3 Tahun

Kanama
Jumat, 28 Agustus 2026 14:56:46

KANALSUMATERA.com - BOGOR – Pemerintah Indonesia mulai memperluas strategi pengembangan industri bernilai tambah tinggi. Setelah mendorong hilirisasi komoditas mineral, pemerintah kini membidik sektor semikonduktor dan industri chip sebagai bagian dari penguatan ekonomi digital nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah tengah menjajaki kerja sama dengan Arm Ltd, perusahaan desainer semikonduktor asal Inggris, untuk memperkuat ekosistem chip di Indonesia.

Salah satu sasaran utama dari rencana tersebut adalah menyiapkan 15.000 insinyur dan pekerja Indonesia agar dapat masuk ke ekosistem semikonduktor dalam kurun waktu tiga tahun.

Baca: Rapat dengan Menteri Ekraf, Hendry Munief Soroti Dampak Nyata 76 MoU  Bagi Pelaku Kreatif

“Kuncinya ini kan seluruhnya adalah SDM. Jadi targetnya arahan Pak Presiden 15.000 engineers dan pekerja Indonesia bisa masuk di dalam Arm ekosistem,” ujar Airlangga.

Target 15.000 Tenaga Kerja Semikonduktor

Baca: Adam Syafaat Desak PKS di Riau Naikkan Harga Sawit, Tegaskan Tak Ada Alasan Harga TBS Petani Rendah

Airlangga menegaskan pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam membangun industri semikonduktor nasional. Pemerintah tidak hanya ingin mendatangkan investasi, tetapi juga meningkatkan kemampuan tenaga kerja dalam bidang teknologi tinggi.

“Kami menargetkan akan ada 15.000 tenaga kerja dalam 3 tahun yang akan bekerja dalam ekosistem semikonduktor,” terang Airlangga.

Target tersebut mencakup tenaga kerja yang nantinya dapat mendukung berbagai kegiatan dalam ekosistem teknologi, termasuk semikonduktor, chip, hingga kebutuhan pusat data berbasis kecerdasan artifisial atau AI.

Baca: Harga TBS Belum Stabil, Abdullah Minta Pengawasan Ketat Perusahaan Sawit: Evaluasi Izin Jika Perlu!

Arm juga disebut telah memiliki pengalaman dalam membantu pengembangan industri semikonduktor di sejumlah negara. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menjajaki kerja sama untuk membangun kapasitas industri chip di Indonesia.

Semikonduktor Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Baca: Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir

Pemerintah menempatkan semikonduktor bersama digitalisasi dan AI sebagai sektor strategis yang berpotensi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru.

“Kita akan mendorong mesin pertumbuhan digitalisasi, semikonduktor, dan AI. Pemerintah untuk pertama kali bekerjasama dengan perusahaan desainer semikonduktor dari Inggris yang bernamanya ARM,” kata Airlangga.

Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga dalam Sidang Pleno Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) di Bogor, Kamis (27/08/2026).

Baca: Hendry Munief Dorong BDI Medan Bentuk Lembaga Pendidikan Vokasi untuk Wilayah Sumbagut

Menurut pemerintah, pengembangan ekosistem semikonduktor membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi khusus. Karena itu, penyiapan tenaga kerja menjadi salah satu fokus dalam strategi masuk ke rantai pasok teknologi global.

Belajar dari Korea Selatan dan Malaysia

Airlangga turut menyinggung pengalaman Arm dalam mendukung perkembangan industri semikonduktor di Korea Selatan dan Malaysia. Kedua negara tersebut dinilai telah berhasil membangun industri teknologi yang terintegrasi dengan rantai pasok global.

“Dulu ARM membantu Korea Selatan dan Malaysia untuk mendukung industri semikonduktor ini, seharusnya Indonesia juga bisa,” tegas Airlangga.

Pemerintah berharap pengalaman tersebut dapat menjadi referensi bagi Indonesia dalam membangun ekosistem semikonduktor dari sisi talenta, teknologi hingga keterhubungan dengan industri global.

Dari Hilirisasi Nikel ke Industri Teknologi

Langkah masuk ke industri chip menunjukkan adanya upaya memperluas basis industri Indonesia. Selama ini Indonesia dikenal sebagai salah satu pemain utama dalam industri nikel dunia.

Namun, pengembangan ekonomi berbasis mineral tidak berhenti pada komoditas tambang. Pemerintah mulai mendorong pengembangan industri lanjutan yang menghasilkan nilai tambah lebih besar, termasuk material dan teknologi yang berkaitan dengan semikonduktor.

Sejumlah sumber daya mineral Indonesia dinilai memiliki potensi untuk mendukung industri teknologi. Pemerintah juga melihat penguatan industri intermediate dan advanced materials sebagai bagian penting agar hilirisasi tidak berhenti pada produk setengah jadi.

Dengan target 15.000 tenaga kerja dalam tiga tahun, Indonesia kini berupaya membangun fondasi sumber daya manusia sekaligus memperkuat posisi dalam ekosistem semikonduktor global.

Jika strategi tersebut berjalan sesuai rencana, industri chip dapat menjadi salah satu sektor baru yang melengkapi kekuatan Indonesia di bidang hilirisasi mineral, digitalisasi, dan kecerdasan artifisial. (SM)



Lainnya
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Kepri Optimis Jembatan Batam-Bintan Bakal Diba
Masjid Paripurna di Pekanbaru Akan Miliki Toko Modern
Harga Terus Rendah, Jokowi Sarankan Petani Ganti Sawit
Nasional
Prabowo Jamu El-Sisi di Istana Negara, Hubungan Historis Indonesia-Mesir Jadi Sorotan
Prabowo Jamu El-Sisi di Istana Negara, Hubungan Historis Indonesia-Mesir Jadi Sorotan
Presiden Mesir Dikawal Pasukan Berkuda ke Istana, Prabo
BMKG Peringatkan 15 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Ria
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pendidikan
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2026, Ini Prestasinya
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2026, Ini Prestasinya
Ahmad Yuzar Hadiri Grand Opening Kebun Raya Universitas
Mendikdasmen Siapkan Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hukum
Kasus Korupsi Motor Listrik BGN Memasuki Babak Baru, Lima Tersangka Segera Disidang
Kasus Korupsi Motor Listrik BGN Memasuki Babak Baru, Lima Tersangka Segera Disidang
Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, Polisi Amankan 24 Ora
Bareskrim Bekuk Buron Impor HP Bekas Ilegal Senilai Rp2
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind