Dewan: Pemkab Pelalawan Harus Tegas ke RAPP Terkait Pajak Lampu Jalan

Mawardi Tombang
Rabu, 5 Desember 2018 08:08:55
Pabrik PT RAPP

KANALSUMATERA.com - Politisi Partai Hanura di DPRD Kabupaten Pelalawan menyayangkan tidak tegasnya Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam menyikapi persoalan tunggakan PPJ Non PLN PT RAPP berkisar 34,34 miliar rupiah. Setidaknya ini tercermin dari berlarut-larutnya kasus tunggakan pajak perusahaan bubur kertas ini tahun (2013-2016) dan sampai sekarang tidak kunjung tuntas. Disisi lain kondisi keuangan pemerintah terus merosot.

"Sikap tegas harus diambil pemerintah daerah. Kalau tidak kita khawatir sikap ini akan menjadi preseden buruk di masa-masa mendatang, celakanya lagi kasus tersebut dicontoh perusahaan lain. Inikan sangat bahaya bagi pendapatan daerah pada sektor pajak, " ucap politikus Hanura Tengku Khairil.

Dan selaku wakil rakyat di parlemen kami selalu mengingatkan disetiap rapat bersama pemerintah, katanya lagi.

Lanjut Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan membidangi ekonomi, perdagangan, CSR, Pertanian serta Perkebunan ini bahwa sikap tegas bisa dilakukan tidak saja menyelamatkan keuangan daerah semata, jauh dari itu menjaga wibawa pemerintah daerah. Apalagi pemerintah memiliki Jaksa Pembela Negara dan alangkah baiknya, pihak perusahaan tersebut diseret ke pengadilan jika jalan lain di rasa tak mempan lagi.

Baca: Harga TBS Belum Stabil, Abdullah Minta Pengawasan Ketat Perusahaan Sawit: Evaluasi Izin Jika Perlu!

Kemudian terkait perbedaan hitungan PPJ Non PLN yang dilakukan pemerintah dengan sistem apresial assesment tidak sama dengan yang dilakukan perusahaan hal tersebut bisa dipahami.

"Saya pikir disini pemerintah tentu bekerja serta berpedoman pada aturan yang berlaku. Tidak mengikuti selera dan kemauan perusahaan yang ingin pajak sedikit, " ujarnya.

Sisi lain disampaikanya bahwa besaran pajak (34,34M, red) sangat berarti bagi pemerintah apalagi disaat kondisi keuangan yang terus berkurang. Dan dana pajak ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat baik pembangunan sarana sekolah maupun pembangunan gedung puskesmas.

"Bayangkan saja, dana segitu banyak bisa membangun sekolah berapa banyak. Katakanlah satu bangunan 1 M maka bisa membangun 34 sekolah, " imbuhnya seraya menambahkan bahwa jika ini diambil maka di setiap penerimaan siswa baru, tidak lagi kita bicara kekurangan ruang belajar, karena ada pembangunan baru dari pajak tersebut. nto

Terkait
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Hendry Munief Dorong BDI Medan Bentuk Lembaga Pendidika
Lainnya
Menuju Energi Mandiri, Indonesia Jajaki Teknologi Nuklir dari Tiga Negara Ini untuk Kembangkan PLTN
Menuju Energi Mandiri, Indonesia Jajaki Teknologi Nuklir dari Tiga Negara Ini untuk Kembangkan PLTN
ATM BRI Banyak Ditarik di Pekanbaru, Kenapa?
Hambat Program Kota Tepi Air, Pemkot Pindahkan Rumah Po
Merpati Menanti Kepastian Kementerian BUMN untuk Bisa O
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Daerah
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat So
Wabup Bengkalis Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Ri
Global
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam