Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
KANALSUMATERA.com - Bangkinang – Pemerintah Kabupaten Kampar memanfaatkan kemeriahan Piala Dunia FIFA 2026 sebagai momentum untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kampar, menjadi ajang mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan pelaku UMKM. Selasa (07/07/2026).
Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. hadir langsung bersama jajaran Bapenda dan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar. Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan Bank Riau Kepri Syariah Cabang Bangkinang serta para pelaku UMKM yang memanfaatkan kesempatan itu untuk memasarkan beragam produk unggulan mereka.
Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa kegiatan nobar tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM yang menjajakan makanan, minuman, dan berbagai produk lainnya.
Baca: Hendry Munief Kunjungi PLUT UMKM dan Riau Creative Hub, Temukan Sejumlah Kendala Terima Usulan
"Momentum Piala Dunia seperti ini dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Dengan menggelar nonton bareng, kita tidak hanya menikmati pertandingan sepak bola, tetapi juga memberdayakan pelaku usaha kecil di lingkungan sekitar. Secara tidak langsung, kegiatan seperti ini akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku UMKM," ujar Ahmad Yuzar sembari meninjau dan bercengkerama dengan palku usaha dan penyerahan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin.
Pada kesempatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Bapenda Kabupaten Kampar Zamhur bersama pimpinan Bank Riau Kepri Syariah Cabang Bangkinang. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, lembaga perbankan, dan pelaku UMKM merupakan fondasi penting dalam membangun perekonomian daerah yang kuat dan berkelanjutan.
Baca: Koperasi BBDM Salurkan Bantuan Sosial Rp10 Juta ke 4 Desa dan 1 Kelurahan di Bukit Batu Bengkalis
Menurutnya, Bank Riau Kepri Syariah memiliki peran strategis dalam memperluas akses layanan keuangan serta pembiayaan bagi pelaku usaha. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha UMKM, memperluas jangkauan pemasaran, sekaligus membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru di Kabupaten Kampar.
"Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kampar, Bank Riau Kepri Syariah, dan pelaku UMKM merupakan langkah nyata untuk memperkuat ekonomi daerah. Dengan sinergi yang baik, kita optimistis dapat mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar," tambahnya.
Bupati juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan UMKM sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ekonomi tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif sektor perbankan dan masyarakat.
Baca: Bukan CSR! Koperasi BBDM Salurkan Rp 10 Juta ke 9 Wilayah di Bengkalis, Ini Penjelasannya
Suasana nobar berlangsung meriah dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi yang efektif antara pemerintah, perbankan, dan pelaku UMKM dalam membangun komitmen bersama untuk memperkuat perekonomian Kabupaten Kampar.
Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap lahir berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta mewujudkan Kabupaten Kampar yang semakin maju, mandiri, berdaya saing, dan memiliki ekonomi kerakyatan yang tangguh. (Adv)
