Pemkab Karimun akan Ganti Mitan Subsidi dengan Non Subsidi Mulai April 2019

Amar
Kamis, 14 Maret 2019 10:52:28
Yosli, Kadisperidagkop, UKM, dan ESDM Kabupaten Karimun

KANALSUMATERA.com - Pemerintah Kabupaten Karimun segera mengganti minyak tanah (mitan) bersubsidi dengan non subsidi pada awal April 2019 mendatang.

Saat ini sudah 70 persen minyak tanah bersubsidi yang ditarik. Namun meski demikian Pemerintah akan memasukkan minyak tanah non subsidi untuk Karimun.

Dengan masuknya minyak tanah non subsidi tersebut guna mengantikan minyak tanah subsidi yang diterik pemerintah daerah Kabupaten Karimun pasca program konversi minyak tanah ke gas LPG pada akhir 2018 lalu.

Kepala Dinas Perdangangan Koperasi, UKM dan ESDM Karimun Muhammad Yosli dilansir batamtoday mengatakan, untuk minyak tanah non subsidi tersebut harganya lebih tinggi dari minyak tanah bersubsidi yang ada sebelumnya di Kabupaten Karimun.

Baca: Anggota DPR Hendry Munief Minta Pemerintah Amankan Rantai Pasok dan Harga Bahan Baku Jelang Lebaran

"Untuk harga nanti Pertamina yang akan menetapkan. Kemungkinan diatas harga minyak tanah non subsidi di Batam yang berkisar Rp13.000 hingga Rp14.000. Sebab akan dihitung biaya transportasi dan Batam itu wilayah FTZ," terang Yosli belum lama ini.

Sebab menurut dia, selain dari rumah tangga para pedagang kecil juga masih membutuhkan minyak tanah. Dan juga para nelayan sangat tergantung dengan minyak tanah. Maka minyak tanah non subsidi perlu didatangkan guna menghindari kelangkaan minyak tanah di lapangan.

"Ini harus cepat didatangkan, pasalnya masih banyak masyarakat kita yang membutuhkan dan dari mereka ada yang belum menggunakan LPG," katanya.ks

Terkait
Peringati Hari Tani Nasional, DPD PKS Pekanbaru Launching Pasar Tani
Peringati Hari Tani Nasional, DPD PKS Pekanbaru Launching Pasar Tani
Hendry Munief Tekankan Pelaku UMKM Implementasikan Ekon
Belajar dari Sidomuncul, Hendry Munief Berharap Kemenpe
Hendry Munief Dorong Pemerataan Desa Wisata, Naikkan St
Lainnya
Harga Pinang di Riau Turun Pekan Ini, Cuma Rp6.140 per Kg
Harga Pinang di Riau Turun Pekan Ini, Cuma Rp6.140 per Kg
Capres Amerika Ini Berencana 'Hancurkan' Amazon Google
Dongkrak Harga Sawit, Pemkab Muba Akan Terapkan VSA
Anak Muda Menganggur Disebut Sebagai Spesies Paling Ber
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1