Hendry Munief Dorong Reformasi Pengelolaan Dana KUR, Dampak Pertumbuhan Usaha Jadi Pertimbangan

Mawardi Tombang Amar
Jumat, 11 September 2026 12:10:41

KANALSUMATERA.com - DEPOK — Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, MBA, mendorong reformasi pengelolaan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar program pembiayaan tersebut tidak hanya dinilai dari besarnya dana yang tersalurkan, tetapi dari dampak nyata terhadap pertumbuhan usaha masyarakat.

Hal itu disampaikan Hendry dalam kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Kota Depok, Jawa Barat Kamis (10/9/2026) dalam rangka pengawasan penyaluran KUR. Komisi VII melakukan verifikasi dengan membandingkan data perbankan, data pemerintah, pengalaman debitur dan temuan di lapangan.

Menurut Hendry, paradigma pengelolaan KUR perlu bergeser dari sekadar mengejar target penyaluran dan serapan anggaran menuju ketepatan sasaran, pemerataan akses, kualitas pembiayaan dan pertumbuhan usaha penerima KUR.

"Jangan mengukur keberhasilan KUR dari meja bank. Ukur dari meja pelaku usaha," tegas Hendry.

Baca: APBN 2027 Disahkan, Belanja Negara Rp4.106 Triliun untuk Program Prioritas

Hendry Munief menilai reformasi pengelolaan KUR penting karena masih terdapat hambatan yang membuat sebagian pelaku usaha sulit memperoleh pembiayaan. Salah satunya adalah persoalan agunan, terutama bagi usaha mikro yang belum memiliki aset fisik.

Ia menegaskan, KUR di bawah Rp100 juta seharusnya tidak dibebani agunan fisik. Karena itu, implementasi kebijakan tersebut harus diawasi agar tidak terjadi praktik yang justru menghambat akses UMKM terhadap pembiayaan.

"UMKM menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB Indonesia. Karena itu, memastikan akses pembiayaan bagi UMKM bukan sekadar urusan perbankan, tetapi bagian dari strategi ekonomi nasional," ujar Hendry.

Menurutnya, pengelolaan KUR juga harus mulai membuka ruang bagi model pembiayaan yang lebih sesuai dengan karakter usaha. Pelaku ekonomi kreatif, misalnya, dapat memiliki aset bernilai tinggi berupa hak cipta, merek, desain, software dan kekayaan intelektual lainnya, tetapi tidak mempunyai tanah atau bangunan sebagai agunan.

Baca: Dekranasda Kampar Dorong Kerajinan Lokal dan UMKM Tembus Pasar Nasional

Karena itu, Hendry mendorong pengembangan pembiayaan berbasis kekayaan intelektual (IP-based financing) sebagai salah satu alternatif untuk memperluas akses pembiayaan bagi ekonomi kreatif.

Hendry menambahkan, reformasi KUR juga harus ditopang integrasi data antara pemerintah dan perbankan serta pendampingan yang lebih kuat. Dengan demikian, pemerintah dapat mengetahui kelompok usaha mana yang belum tersentuh pembiayaan dan mengarahkan intervensi secara lebih tepat.

Ia berharap pengawasan Komisi VII di Depok dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk memperbaiki tata kelola KUR secara nasional.

"Ukuran keberhasilan KUR bukan hanya berapa besar yang disalurkan, tetapi berapa banyak usaha rakyat yang tumbuh setelah mendapatkan pembiayaan," ujar Hendry.



Terkait
DPR Perkuat Koordinasi Ekonomi, Dasco Soroti Sinkronisasi Kebijakan Nasional
DPR Perkuat Koordinasi Ekonomi, Dasco Soroti Sinkronisasi Kebijakan Nasional
Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen, Pekanbaru Tembus Posis
Harga Emas Antam Naik Lagi, Kini Tembus Rp2,604 Juta pe
APBN Siapkan Saldo Awal Rekening Rp50 Ribu, Purbaya: Ma
Lainnya
Cerita Kesadaran Warga Batam Lepas Bantuan PKH
Cerita Kesadaran Warga Batam Lepas Bantuan PKH
Boikot Sawit, Malaysia Ancam Batal Beli Jet Uni Eropa
Apakah Gaji Kepala Daerah Kecil? Begini Skema nya
Tim Satgas Pangan Jambi Temukan Banyak Produk Tidak Ses
Politik
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pilih Jalur Pemilu Usai Era Prabowo
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pilih Jalur Pemilu Usai Era Prabowo
Tiji Tibeh dan Politik Sandera, Polemik Suket Ijazah Gi
KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pendidikan
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Adam Syafaat: Perempuan Jadi Kunci Gerakan Pelestarian Lingkungan di Riau
Karmila Sari Dorong Guru, Dosen dan Mahasiswa Perkuat B
STIE Bangkinang Gelar Gladi Bersih Jelang Dies Natalis