Tinggalkan PNS, Zulhas Ungkap Rahasia Penghasilan Setara Rp1 Miliar Sebulan pada 1985

Kanama
Minggu, 6 September 2026 16:51:51

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkap perjalanan panjangnya membangun kehidupan ekonomi hingga mampu meraih penghasilan yang jika dihitung dengan nilai uang saat ini setara Rp1 miliar per bulan.

Kisah tersebut disampaikan Zulhas saat menjadi pembicara dalam Lampung Financial Festival 2026. Ia menceritakan bagaimana perjalanan hidupnya berubah setelah memutuskan keluar dari jalur pekerjaan sebagai pegawai negeri dan memilih menekuni dunia usaha. Sabtu (05/09/2026).

Sebelum terjun ke dunia bisnis, Zulhas sempat menempuh pendidikan di Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Bandar Lampung. Saat itu, sang ayah berharap dirinya kelak menjadi seorang ustaz atau kiai.

Baca: Hendri Munief Dorong Pelaku IKM Pekanbaru Naik Kelas, Berharap Dukungan Anggaran Berlanjut pada 2027

Namun, Zulhas mengaku mengalami kesulitan mengikuti sejumlah mata pelajaran, terutama Bahasa Arab. Kondisi tersebut membuatnya mengambil keputusan untuk berpindah sekolah.

“Saya kesulitan pelajaran Bahasa Arab. Asal belajar Bahasa Arab, saya bolos. Ada dua pelajaran yang saya bolos. Satu pelajaran Bahasa Arab, satu pelajaran menyanyi. Saya daftar SMA 1, tapi orang tua saya nggak setuju. Alasannya ya saya mesti jadi ustaz. Ayah saya ingin jadi kiai anaknya seperti Buya Hamka.”

Baca: MSCI Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Tegaskan Penegakan Hukum

Berawal dari Rasa Penasaran di Pasar Mester

Perjalanan Zulhas menuju dunia usaha semakin terbentuk ketika ia berada di Jakarta. Ia mengaku sering mengamati aktivitas perdagangan di Pasar Mester, Jatinegara, Jakarta Timur.

Di tempat tersebut, Zulhas melihat sejumlah pedagang yang memiliki kondisi ekonomi lebih baik. Rasa penasaran kemudian membuatnya berusaha memahami bagaimana mereka membangun keberhasilan.

Baca: World Bank Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 5,2 Persen

“Saya suka ke pasar, saya lihat. Dulu saya tinggal di Jakarta Timur, namanya ada Pasar Mester di sana. Saya lihat, ini orang Tiongkok kaya-kaya. Kok saya nggak punya uang, kok miskin? Kita pelajari. Kenapa dia bisa sukses,” ungkapnya.

Dari rasa ingin tahu itu, Zulhas mulai memperbanyak pengetahuan mengenai bisnis. Ia membaca buku, mengikuti sejumlah kursus, hingga akhirnya memilih bidang pemasaran sebagai salah satu keahlian yang dipelajarinya.

Baca: Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Capai Rp8,3 Juta per Bulan, Zulhas Ungkap Status Kerjanya

“Singkat cerita, saya punya gambaran. Habis itu saya mulai baca buku, bagaimana jadi orang punya, bagaimana jadi orang punya uang, bagaimana jadi orang kaya. Baca, kemudian saya ikut beberapa kursus. Yang saya pilih akhirnya marketing,” ucapnya.

Penghasilan Setara Rp1 Miliar Sebulan

Upaya tersebut kemudian diklaim mulai membuahkan hasil. Zulhas menyebut pada 1985 dirinya telah memperoleh penghasilan yang apabila dikonversikan dengan nilai uang saat ini mencapai sekitar Rp1 miliar per bulan.

Baca: Pemkab Kampar Perkuat Sinergi Ekonomi Daerah Lewat RUPSLB BRK Syariah

“Tahun ’83, ’84, ’85, tahun ’85 kira-kira saya sudah punya penghasilan kalau uang sekarang Rp1 miliar 1 bulan. Tahun ’85,” ungkap Zulhas.

Menurut Zulhas, capaian tersebut tidak terlepas dari keberaniannya memperluas jaringan perdagangan hingga ke sejumlah negara dan wilayah di Asia.

Baca: IHSG Menguat 0,40 Persen ke 6.462, Rupiah Tertekan di Rp17.742

Pada 1985, ia mengaku sudah melakukan aktivitas perdagangan dengan Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, serta Hong Kong.

“Tahun ’85 saya sudah dagang sama Tiongkok, saya sudah dagang sama Korea Selatan, Seoul bolak-balik, saya sudah ke Taiwan, sudah dagang sama Hong Kong dan lain-lain. Tahun ’86 saya sudah punya rumah, ada 4 biji,” tuturnya.

Dari Dunia Usaha ke Panggung Pemerintahan

Baca: The Fed Diproyeksi Naikkan Suku Bunga 25 Bps, Rupiah hingga IHSG Dibayangi Tekanan

Kisah perjalanan finansial Zulhas tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebelum akhirnya dikenal luas sebagai pengusaha dan kemudian masuk ke dunia politik serta pemerintahan.

Cerita tersebut menunjukkan bagaimana pengalaman membangun jaringan usaha, mempelajari pemasaran, serta keberanian mengambil peluang menjadi bagian dari perjalanan yang ia ceritakan kepada peserta Lampung Financial Festival 2026.

Baca: APINDO Ungkap Harapan Dunia Usaha kepada Menteri Keuangan Baru: 3 Aspek Jadi Catatan

Zulhas pun menekankan pentingnya memiliki perencanaan dan keberanian dalam menentukan arah masa depan. Menurutnya, pencapaian tidak datang secara instan, melainkan membutuhkan proses, pembelajaran, dan keberanian mengambil keputusan.

Kisah penghasilan setara Rp1 miliar per bulan pada 1985 tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari perjalanan hidup Zulhas sebelum dirinya menduduki berbagai posisi penting di dunia politik dan pemerintahan. (SM)



Terkait
Hendry Munief Dorong Reformasi Pengelolaan Dana KUR, Dampak Pertumbuhan Usaha Jadi Pertimbangan
Hendry Munief Dorong Reformasi Pengelolaan Dana KUR, Dampak Pertumbuhan Usaha Jadi Pertimbangan
Anggota DPRD Riau Samsuri Daris Dorong PLN Perkuat Laya
Stasiun Bogor Berbenah, Peron Diperpanjang dan Kanopi D
Kabar Baik..! Menkeu Purbaya Buka Opsi Naikkan Batas Om
Lainnya
Ini Info Terbaru Harga Karet di Riau Sepekan ke Depan
Ini Info Terbaru Harga Karet di Riau Sepekan ke Depan
Ahok Curiga Ada Yang Bermain Pada Rencana Impor LNG Dar
Baznas Siak Salurkan Zakat konsumtif kepada 106 Mustahi
Sabak Auh Sentra Pertanian Kabupaten Siak Setelah Bunga
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481 Juta untuk 196 Santri
Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481 Juta untuk 196 Santri
Pimpin Apel Hari Santri Nasional 2026, Wabup Kampar Tek
Kapolda NTB Tekankan Disiplin Pelajar, Jauhi Narkoba hi
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I