SPR Langgak Latih UMKM Binaan Dalam Pengelolaan Limbah Produksi
KANALSUMATERA.com - Rokan Hulu - Tanpa adanya Usaha/Industri Kecil Menengah (UKM/IKM) roda perekonomian akan tersendat-sendat terutama di masa pandemi Covid-19 yang sudah hampir dua tahun kita rasakan. Imbasnya, daya beli masyarakat turun drastis dan memberikan banyak dampak pada usaha skala besar.
Sifat dari usaha kecil yang fleksibel dan cepat tumbuh membuat banyak ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha. Begitu juga dengan para pencari pekerjaan. Hal inilah yang mendasari perhatian PT SPR Langgak pada usaha/industri kecil untuk dibina agar tumbuh dan berkembang sehingga diharapkan akan memberikan multiplier effect terhadap peningkatan perekonomian masyarakat disekitar wilayah operasi.
Namun di balik itu, ternyata setelah kegiatan operasi produksi berjalan dan berkembang. Ada dampak lain yang sebagian besar tidak disadari. Dampak tersebut adalah, limbah. Untuk mengatasi limbah produksi yang selama ini dibuang atau dibakar, maka pada hari Senin (04/10/21) bertempat di Rumbai - Pekanbaru, PT SPR Langgak mengadakan pelatihan kepada anggota IKM Langgak Craft yang merupakan IKM binaan PT SPR Langgak sejak tahun 2020.
Menurut Rafiq Adriansyah selaku Head of Field Support PT SPR Langgak sekaligus ketua pelaksana bahwa pelatihan produksi bersih ramah lingkungan ini sebagai salah satu upaya SPR Langgak dalam membina IKM agar peduli terhadap lingkungan. Upaya tersebut dilakukan dengan cara memanfaatkan limbah hasil produksi menjadi sesuatu yang bermanfaat, dibutuhkan oleh masyarakat dan lingkungan serta bernilai ekonomis bagi IKM Langgak Craft.
Lebih lanjut beliau menerangkan bahwa dengan pelatihan ini, diharapkan IKM Langgak Craft dapat meningkatkan produktivitas dengan meningkatkan nilai tambah dari suatu produk dalam proses produksi sekaligus membantu melestarikan lingkungan.
Baca: Hendry Munief Kunjungi UMKM Pinaloka di Siak, Manfaatkan Komoditas Lokal sebagai Produk Unggulan
“Harapan kami, semoga dengan pelatihan ini IKM Langgak Craft mampu menjadi IKM yang produktif, inovatif sekaligus peduli dan turut serta dalam menjaga dan melestarikan lingkungan” ujar Rafiq.
Di samping itu, Sri Harwati yang mewakili anggota IKM Langgak Craft menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT SPR Langgak dan SKK Migas yang senantiasa peduli dan membantu masyarakat terutama bagi IKM Langgak Craft untuk terus maju dan berkembang.
“Terima kasih yang tidak terhingga buat PT SPR Langgak, SKK Migas dan trainer yang telah memberikan kami kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman pada hari ini. Semoga dengan adanya pelatihan ini kami dapat berbagi pengalaman yang diperoleh dengan anggota IKM lainnya. Bahkan masyarakat Kecamatan Tandun umumnya. Kami sangat merasakan manfaat yang besar dari pelatihan singkat ini. Semoga pengetahuan yang kami peroleh dapat kami terapkan untuk menambah variasi produk IKM kami yang tentunya kedepan dapat meningkatkan penghasilan” urai panjang 'ebar Sri Harwati.
Adapun peserta dari IKM Langgak Craft yang mengikuti pelatihan adalah Sri Harwati, Suyanti, Jamilah, Masitah, Susilawati dan Setiawati. Juga turut hadir dalam pelatihan ini Arbain selaku Public Relation Specialist dan Achmad Rafdi Hazimi Tim Field Support PT SPR Langgak. (KIM)
