Dua Dirjen Kemenkeu Minta Perombakan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan

Kanama
Kamis, 17 September 2026 07:37:36

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Perombakan ratusan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dilakukan saat Purbaya Yudhi Sadewa menjabat Menteri Keuangan kini diminta untuk ditinjau ulang.

Permintaan tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Bimo Wijayanto bersama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama. Keduanya meminta agar perombakan yang dilakukan pada Kamis, 10 September 2026, ditunda atau dibatalkan untuk pejabat tertentu yang dinilai tidak melalui proses talent management.

Perombakan sebelumnya mencakup sejumlah jabatan di Kemenkeu, terutama di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Jabatan yang terdampak meliputi Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Fungsional, hingga pejabat pada unit organisasi non-eselon.

Baca: Prabowo Panggil Gubernur BI, Menkeu, dan Bos Danantara ke Istana, Bahas Kondisi Ekonomi Nasional

Bimo menjelaskan, pada dasarnya rotasi pejabat tersebut merupakan bagian dari usulan internal. Namun, ia menemukan sejumlah nama yang dinilai tidak mengikuti tahapan assessment dan talent management sebagaimana pejabat lainnya.

"Itu kan usulan kita, rotasi itu. Cuma memang ada beberapa yang nama-nama 'ajaib' yang tidak ikut proses assessment talent management," ujar Bimo saat ditemui usai acara International Tax Conference di kantor pusat DJP, Jakarta Selatan, Rabu (16/09/2026).

Baca: Usai Diretas Rp 114 Triliun, Binance Kehilangan Arus Dana Rp 66 Triliun

Menurut Bimo, persoalan tersebut kemudian menjadi alasan dirinya bersama Dirjen Bea Cukai meminta agar proses perombakan ditunda terlebih dahulu.

"Kemudian itu yang membuat saya dan Dirjen Bea Cukai meminta untuk ditunda dahulu, dibatalkan, karena sinyalnya nggak bagus bagi pasukan yang lain, yang ikut susah payah ikut assessment, ikut ujian, ikut talent management," tegas Bimo.

Pejabat yang Tak Memenuhi Syarat Dikembalikan

Baca: OJK Perpanjang Buyback Saham Tanpa RUPS hingga Juni 2027, Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi Emiten

Bimo mengatakan, pejabat yang diketahui tidak memenuhi persyaratan atau tidak mengikuti proses yang ditetapkan akan dibatalkan dari daftar perombakan.

"Yang nggak memenuhi syarat tadi dibatalkan. Yang lain-lain tetap. (Jadi balik ke posisi awal?) iya," terangnya.

Baca: Rupiah Tertekan, BI Perkuat Insentif Modal Asing dan Naikkan Bunga Deposit Jadi 5 Persen

Ia juga membenarkan bahwa permintaan tersebut berkaitan dengan sikap Menteri Keuangan Suahasil Nazara yang sebelumnya menyatakan akan memeriksa terlebih dahulu keputusan dan proses perombakan yang dilakukan pada masa Purbaya.

"Iya, Pak Suahasil menegaskan komitmennya untuk melaksanakan talent management, melaksanakan birokrasi reform dengan sebaik-baiknya," terang Bimo.

Suahasil Masih Bahas Perombakan Era Purbaya

Baca: IHSG Bangkit, Kini Bank Indonesia Diuji Jaga Kepercayaan Pasar Keuangan

Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebelumnya menyatakan masih perlu melihat secara menyeluruh proses perombakan pejabat yang dilakukan pada pekan sebelumnya.

Suahasil mengatakan pembahasan internal diperlukan untuk menilai proses serta keputusan yang telah dibuat sebelum dirinya kembali menjabat Menteri Keuangan.

Baca: Pemkab Kampar Perkuat Sinergi Ekonomi Daerah Lewat RUPSLB BRK Syariah

"Kita mendiskusikan ya, melihat proses maupun yang sedang terjadi, yang sudah terjadi, proses maupun aktivitas dari yang sudah terjadi," ujar Suahasil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (16/09/2026).

Suahasil juga menyebut masih menunggu rekomendasi dari para pejabat eselon I atau direktur jenderal terkait perombakan tersebut.

Sebelumnya, setelah dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/09/2026), Suahasil juga mengatakan pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu Keputusan Menteri Keuangan yang menjadi dasar perombakan pejabat.

Baca: Hendry Munief: Kawasan Industri Jangan Hanya Bangun Kawasan, Harus Hasilkan Ekonomi Nyata

"Nanti kita lihat, tapi kemarin memang ada pelantikan minggu lalu, dan tentu nanti kita akan lihat pelantikan seperti apa, Keputusan Menteri Keuangannya seperti apa, dan kita akan tindak lanjuti dari situ," beber Suahasil usai dilantik di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (14/09/2026).

Dengan demikian, tindak lanjut terhadap perombakan pejabat era Purbaya masih menunggu hasil pembahasan internal Kemenkeu. Fokus utama yang disorot adalah kesesuaian proses rotasi dengan mekanisme talent management dan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Keuangan. (SM)



Terkait
Kampar Perkuat Digitalisasi Keuangan dan Akses Fintech untuk UMKM
Kampar Perkuat Digitalisasi Keuangan dan Akses Fintech untuk UMKM
Sidak PT Sambu, Adam Syafaat: Industri Harus Jalan, Pet
Harga Emas Antam Naik Lagi, Kini Tembus Rp2,604 Juta pe
Tinggalkan PNS, Zulhas Ungkap Rahasia Penghasilan Setar
Lainnya
Indonesia Masuk Tiga Besar Ekonomi Syariah Global, Kontribusi pada PDB Capai 47,3 Persen
Indonesia Masuk Tiga Besar Ekonomi Syariah Global, Kontribusi pada PDB Capai 47,3 Persen
Rest Area Belum Dibuka, Pemkab Kampar Usulkan Untuk UKM
Ayat Cahyadi Apresiasi Emak-Emak Berkreasi di Tengah Pa
Bupati Siak Terima Bantuan Bank BRI Untuk Penanganan Co
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I