Kanada Balas Tarif AS 50 Persen, Mark Carney Siapkan Perlawanan Dolar demi Dolar

Kanama
Minggu, 23 Agustus 2026 18:31:48

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Hubungan perdagangan Kanada dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas setelah perundingan dagang kedua negara gagal mencapai kesepakatan. Pemerintah Kanada bahkan menyiapkan langkah balasan terhadap kebijakan tarif baru yang diberlakukan Washington. Minggu (23/08/2026).

Perdana Menteri Kanada Mark Carney memutuskan menghentikan sementara negosiasi perdagangan dengan AS dan memerintahkan tim perunding Kanada kembali ke Ottawa.

Keputusan tersebut diambil setelah Amerika Serikat mulai memberlakukan tarif impor sebesar 50 persen terhadap sejumlah produk asal Kanada sejak Sabtu (22/08/2026).

Baca: Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc untuk Bersihkan BUMN dari Dugaan Korupsi

Sebagai respons, Kanada menegaskan kesiapannya menerapkan tarif balasan dengan nilai yang seimbang terhadap produk-produk asal Amerika Serikat.

Carney menilai perubahan persyaratan yang diajukan AS pada tahap akhir perundingan membuat kesepakatan sulit dicapai.

Baca: Sensus Ekonomi 2026 Masih Berlangsung, BPS Minta Warga Tak Menolak Petugas

"Saya telah memutuskan untuk menangguhkan negosiasi perdagangan dengan AS dan telah mengarahkan para negosiator Kanada untuk kembali ke Ottawa," ujar Carney dalam pernyataan resminya.

Ia mengatakan para negosiator Kanada telah berupaya mempertahankan kepentingan masyarakat dan dunia usaha Kanada hingga tahap akhir pembicaraan.

"Namun, perubahan mendadak pada syarat-syarat yang diajukan AS di saat-saat terakhir dinilai tidak adil, tidak ekonomis, dan meragukan keandalan dari kesepakatan apa pun," tegas Carney.

Baca: Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi Motor Utama Pertumbuhan Triwulan II 2026

Tarif AS Sasar Produk Kanada

Tarif baru Amerika Serikat tersebut diperkirakan menyasar barang-barang asal Kanada dengan nilai sekitar USD20 miliar. Kebijakan itu menjadi babak baru dalam ketegangan perdagangan antara Washington dan Ottawa.

Baca: Hendry Munief Ingatkan 17 Ormas BMIWI Riau Bangun Bisnis Berkelanjutan, Hindari Cara Instan

Sebelumnya, kedua negara sempat memiliki peluang mencapai kesepakatan untuk menurunkan tarif sejumlah komoditas strategis. Baja dan aluminium yang sebelumnya dikenai tarif 50 persen sempat dibahas untuk diturunkan menjadi 25 persen.

Sektor otomotif juga menjadi salah satu isu utama dalam perundingan. Kedua pihak sebelumnya membahas kemungkinan penurunan tarif kendaraan dari 25 persen menjadi 15 persen.

Namun, pembicaraan tersebut akhirnya terhenti setelah kedua pihak gagal menyepakati sejumlah persyaratan.

Baca: Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Berbenah Demi Kembalikan Marwah Riau

Kanada Siapkan Tarif Balasan

Pemerintah Kanada tidak menutup kemungkinan melakukan tindakan balasan terhadap kebijakan perdagangan Washington.

Baca: Enam Kios Pangan Murah Hadir di Pekanbaru, Pemko Perkuat Stabilitas Harga Bahan Pokok

Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa Ottawa memilih mempertahankan posisi tawarnya daripada menerima kesepakatan yang dinilai merugikan kepentingan nasional.

Ketegangan ini juga berpotensi memberikan tekanan terhadap hubungan ekonomi Amerika Utara, mengingat Kanada merupakan salah satu mitra dagang utama Amerika Serikat.

Perang tarif tersebut turut meningkatkan ketidakpastian bagi pelaku usaha di kedua negara, terutama sektor yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap perdagangan lintas batas.

Baca: Harga TBS Sawit Riau Periode 1–7 Juli 2026 Naik, Umur 9 Tahun Tembus Rp3.831,76/Kg

Negosiasi Perdagangan Kembali Buntu

Sebelum negosiasi dihentikan, Kanada dan AS sebenarnya telah melakukan pembicaraan intensif sejak Juli 2026. Kedua pihak berupaya mencari formula baru untuk mengurangi hambatan perdagangan sekaligus mempertahankan hubungan ekonomi bilateral.

Baca: Produsen Minyakita Tarik 300 Ton Minyak Bantuan yang Dikeluhkan Berbau Solar

Namun, hingga batas waktu yang ditetapkan, kesepakatan tidak berhasil dicapai.

Pemerintah Kanada kini bersiap menghadapi dampak penerapan tarif AS sekaligus menyusun langkah untuk melindungi pekerja dan dunia usaha domestik.

Kondisi tersebut membuat hubungan dagang Kanada-AS memasuki fase baru. Jika kebijakan tarif balasan benar-benar diterapkan, perselisihan ini berpotensi berkembang menjadi perang tarif yang lebih luas di kawasan Amerika Utara.

Baca: Pakar Kelautan Soroti Minimnya Ikan Laut dalam Menu MBG di Indonesia Barat

Bagi Kanada, keputusan membalas tarif AS menjadi bagian dari upaya mempertahankan kepentingan ekonomi nasional di tengah meningkatnya tekanan perdagangan dari Washington. (SM)



Terkait
Harga TBS Pelalawan Naik, Petani Mulai Tersenyum Usai Pengawasan Ketat Bupati Zukri
Harga TBS Pelalawan Naik, Petani Mulai Tersenyum Usai Pengawasan Ketat Bupati Zukri
Disbun Riau Tegas: PKS Dilarang Turunkan Harga TBS Sepi
Anggota Komisi VII DPR Hendry Munief Sambut Baik Diskon
Wilmar Group Buka Lowongan 8 Posisi di Sumatera dan Kal
Lainnya
Jelang Ramadhan, Harga TBS Sawit Riau Tertinggi di Indonesia
Jelang Ramadhan, Harga TBS Sawit Riau Tertinggi di Indonesia
Yuyun Gelar Diklat UMKM dan Bumdes Naik Kelas, Gandeng
BERITA FOTO Gratis Layanan XL PRIO Pass Selama di Malay
Banjir Besar di Australia Sebabkan Matinya Ratusan Ribu
Pendidikan
Ahmad Yuzar Hadiri Grand Opening Kebun Raya Universitas Pahlawan
Ahmad Yuzar Hadiri Grand Opening Kebun Raya Universitas Pahlawan
Mendikdasmen Siapkan Kebijakan Siswa Tak Otomatis Naik
Baznas Kampar Siapkan Dukungan Pendidikan untuk Alumni
Hukum
Bareskrim Bekuk Buron Impor HP Bekas Ilegal Senilai Rp253 Miliar
Bareskrim Bekuk Buron Impor HP Bekas Ilegal Senilai Rp253 Miliar
Kajari Konawe Fachrizal Ditangkap, Kini Jalani Pemeriks
PT Riau Vonis Eks Kadis PUPR 4 Tahun, Uang Pengganti Rp
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Politik
JEJAK POLITIK EDI BASRI: Dari Politik sebagai Ibadah Menuju Politik Kebangsaan
JEJAK POLITIK EDI BASRI: Dari Politik sebagai Ibadah Menuju Politik Kebangsaan
PKS Tanjungpinang Dorong Perempuan Aktif di Politik Lew
Pemkab Bogor Petakan Sekolah Prioritas untuk Perbaikan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Kriminal
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi, Ada Latihan Menembak
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi, Ada Latihan Menembak
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Presenter TVRI Papua Barat Tewas, Polisi Tetapkan Dua T