KKP Perkuat SDM Koperasi Nelayan Merah Putih, Fokus Tingkatkan Profesionalisme Pengelola
KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama dalam pengelolaan Koperasi Nelayan Merah Putih. Upaya tersebut dilakukan agar koperasi mampu berjalan secara profesional, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan nelayan. Jumat (07/08/2026).
Penguatan kapasitas pengelola koperasi menjadi salah satu prioritas KKP melalui penyelenggaraan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Program ini dirancang untuk membekali para pengurus dengan kemampuan manajerial maupun teknis sehingga mampu mengelola koperasi secara lebih efektif.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Muhammad Zaini, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola koperasi yang sehat dan modern.
Baca: Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Pangkas Jam Operasional hingga Pukul 15.00 WIB
“Kami ingin memastikan bahwa para pengelola koperasi memiliki kemampuan yang memadai untuk menjalankan tugas mereka dengan baik,” ujar Zaini.
Ia menjelaskan, materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pengelolaan keuangan, administrasi organisasi, hingga strategi pemasaran hasil perikanan. Dengan peningkatan kompetensi tersebut, koperasi diharapkan mampu memperluas peluang usaha sekaligus meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan anggotanya.
Baca: Enam Kios Pangan Murah Hadir di Pekanbaru, Pemko Perkuat Stabilitas Harga Bahan Pokok
Tidak hanya berhenti pada pelatihan, KKP juga menyiapkan program pendampingan secara berkelanjutan bagi Koperasi Nelayan Merah Putih. Pendampingan tersebut bertujuan membantu pengurus menghadapi berbagai tantangan operasional, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta meningkatkan daya saing koperasi di tengah perkembangan industri perikanan.
“Kami akan terus mendampingi koperasi ini agar mereka dapat berkembang dan memberikan manfaat maksimal bagi anggotanya,” tambah Zaini.
Menurut KKP, keberadaan SDM yang kompeten menjadi faktor penting dalam memastikan koperasi mampu berkembang secara mandiri. Dengan pengelolaan yang profesional, koperasi diharapkan dapat menjadi wadah ekonomi yang kuat bagi para nelayan sekaligus mendorong peningkatan pendapatan masyarakat pesisir.
Baca: Produsen Minyakita Tarik 300 Ton Minyak Bantuan yang Dikeluhkan Berbau Solar
Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan nasional melalui pemberdayaan kelembagaan ekonomi berbasis masyarakat. KKP optimistis Koperasi Nelayan Merah Putih dapat menjadi contoh pengelolaan koperasi modern yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan di berbagai daerah Indonesia. (SM)
