Bupati Zukri Tegas: Panggil Pemilik Pabrik Tegaskan Harga TBS Tak Boleh Dipermainkan

Mawardi Tombang Amar
Rabu, 27 Mei 2026 10:21:02

KANALSUMATERA.com - PELALAWAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan bergerak cepat merespons keluhan petani terkait penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang diduga dilakukan secara sepihak oleh sejumlah perusahaan. Kondisi ini dinilai berpotensi menekan perekonomian masyarakat, khususnya petani sawit di wilayah Pelalawan.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Pelalawan menggelar rapat koordinasi bersama perusahaan kelapa sawit di Kantor Bupati Pelalawan pada Selasa (26/5/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri SM MM dan dihadiri unsur Forkopimda, kejaksaan, kepolisian, organisasi perangkat daerah (OPD), serta para pemilik dan perwakilan pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di daerah tersebut.

Dalam pertemuan itu, Bupati Zukri menegaskan bahwa perusahaan wajib membeli TBS petani sesuai dengan harga yang telah direkomendasikan pemerintah daerah. Ia menetapkan bahwa harga pembelian TBS tidak boleh berada di bawah Rp 2.950 per kilogram, dengan kisaran ideal Rp2.950 hingga Rp3.050 per kilogram mulai 28 Mei 2026.

“Kami tidak ingin ada permainan harga yang merugikan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah daerah akan mengambil tindakan tegas hingga pencabutan izin perusahaan,” tegas Zukri di hadapan para perwakilan perusahaan sawit.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Pelalawan tidak akan mentoleransi praktik yang merugikan petani. Pemerintah juga membuka ruang partisipasi publik dengan meminta masyarakat aktif melaporkan perusahaan yang membeli sawit di bawah harga yang telah ditetapkan.

Baca: BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ada JIS dan Cikal

Selain itu, dalam rapat terungkap bahwa harga penjualan Crude Palm Oil (CPO) oleh perusahaan di Pelalawan berada pada rentang Rp12.300 hingga Rp13.500 per kilogram, tergantung rendemen dan skema distribusi masing-masing perusahaan. Sejumlah perusahaan bahkan menjual CPO ke induk usaha besar melalui kontrak mingguan.

Data tersebut memperkuat analisis pemerintah daerah bahwa penurunan harga TBS tidak sepenuhnya dipengaruhi fluktuasi pasar global. Sebaliknya, kebijakan penurunan harga justru berpotensi meningkatkan margin perusahaan, namun berdampak langsung terhadap penurunan pendapatan petani sawit.

Pemkab Pelalawan menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan karena berisiko menurunkan daya beli masyarakat serta memicu gejolak ekonomi dan sosial. Oleh sebab itu, pengawasan terhadap harga TBS akan diperketat melalui pemantauan lapangan dan evaluasi berkala terhadap perusahaan yang beroperasi di wilayah Pelalawan.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kapolres Pelalawan John Louis Letedara, Pabung Kodim 0313/KPR Mayor Inf. Lilik Haryono, Sekretaris Daerah Pelalawan Tengku Zulfan, serta sejumlah kepala OPD terkait. (Adv)



Terkait
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi Motor Utama Pertumbuhan Triwulan II 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi Motor Utama Pertumbuhan Triwulan II 2026
Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Pangkas Ja
Bos Baru BGN Sidak Dapur MBG Dini Hari, Pastikan Kualit
Pakar Kelautan Soroti Minimnya Ikan Laut dalam Menu MBG
Lainnya
KKP Perkuat SDM Koperasi Nelayan Merah Putih, Fokus Tingkatkan Profesionalisme Pengelola
KKP Perkuat SDM Koperasi Nelayan Merah Putih, Fokus Tingkatkan Profesionalisme Pengelola
Kementan Dorong Ekspor Batam Berupa Produk Olahan
Sri Mulyani sebut Tingkatkan Ekspor Tak Semudah Balikka
Aturan Registrasi, Kesatuan Pedagang Pulsa Mengaku Rugi
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket