Produsen Minyakita Tarik 300 Ton Minyak Bantuan yang Dikeluhkan Berbau Solar
KANALSUMATERA.com - KARANGANYAR – Produsen minyak goreng merek Minyakita memastikan seluruh produk bantuan pangan yang diduga bermasalah dan sempat dikeluhkan berbau solar telah ditarik dari peredaran di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Minyak goreng tersebut selanjutnya diganti dengan produk baru agar bantuan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Jumat (26/06/2026).
Sebelumnya, sejumlah penerima bantuan pangan yang disalurkan melalui Bulog di Kabupaten Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri mengeluhkan aroma minyak goreng yang menyerupai bau solar. Dalam program tersebut, setiap penerima memperoleh bantuan minyak goreng kemasan berukuran 4 liter.
Baca: Pakar Kelautan Soroti Minimnya Ikan Laut dalam Menu MBG di Indonesia Barat
Berdasarkan data penyaluran, bantuan diberikan kepada 42.644 penerima di Kabupaten Karanganyar, 71.648 penerima di Kabupaten Klaten, dan 78.288 penerima di Kabupaten Wonogiri.
Minyak goreng bantuan tersebut dipasok oleh PT Kusuma Mukti Remaja. Menindaklanjuti laporan masyarakat, perusahaan langsung menarik seluruh minyak goreng yang telah didistribusikan, baik yang terindikasi bermasalah maupun yang tidak, untuk kemudian diganti dengan produk baru.
Baca: Harga TBS Pelalawan Naik, Petani Mulai Tersenyum Usai Pengawasan Ketat Bupati Zukri
"Per hari ini kita sudah menarik 100 persen dan mengembalikan minyak goreng yang mungkin bermasalah di tiga kabupaten. Karanganyar, Klaten dan Wonogiri," kata Direktur PT Kusuma Mukti Remaja, Joko Mukti Wijaya kepada wartawan di pabrik yang berlokasi di Jetis, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar,
Menurut pihak perusahaan, langkah penarikan tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat sekaligus memastikan kualitas minyak goreng bantuan yang diterima warga tetap sesuai standar keamanan dan kelayakan konsumsi. Total minyak goreng bantuan yang ditarik dari tiga kabupaten tersebut diperkirakan mencapai sekitar 300 ton sebelum akhirnya digantikan dengan produk baru. (SM)
