BEI Soroti Harga Saham BYAN ke Haji Isam, Manajemen Bayan Buka Suara

Kanama
Jumat, 23 Oktober 2026 07:36:53

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Transaksi pengalihan saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kepada PT Jhonlin Baratama, perusahaan yang dikaitkan dengan pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, menjadi perhatian Bursa Efek Indonesia (BEI). Sorotan muncul karena harga transaksi yang dilaporkan jauh di bawah harga saham BYAN di pasar reguler. Jumat (23/10/2026).

Manajemen Bayan Resources mengakui belum dapat menjelaskan secara terperinci dasar penetapan harga pengalihan saham sebesar Rp2.588 per lembar. Perseroan menyatakan tidak terlibat langsung dalam transaksi yang dilakukan antara pemegang saham dan pihak pembeli tersebut.

Direktur Bayan Resources Jenny Quantero menyampaikan penjelasan itu dalam keterbukaan informasi kepada publik.

Baca: IHSG Bangkit, Kini Bank Indonesia Diuji Jaga Kepercayaan Pasar Keuangan

“Karena BYAN tidak menjadi pihak dalam transaksi tersebut, kami tidak bisa memberikan konfirmasi,” tulis Jenny dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Kamis (22/10/2026).

BEI Minta Penjelasan soal Harga Transaksi Saham BYAN

Baca: Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun Borong Saham, Ajak Pengusaha Indonesia Kompak Hadapi MSCI

BEI meminta klarifikasi kepada manajemen Bayan Resources mengenai perbedaan harga pengalihan saham tersebut. Bursa juga meminta penjelasan terkait perjanjian jual beli saham bersyarat atau Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS), termasuk kemungkinan perubahan perjanjian dan alasan penggunaan harga Rp2.588 per saham.

Perhatian bursa muncul karena harga transaksi tersebut berbeda jauh dari harga perdagangan saham BYAN di pasar reguler pada periode yang sama.

Pada 1 Oktober 2026, saham BYAN tercatat berada di level Rp11.650 per saham. Harganya kemudian sempat naik menjadi Rp13.450 pada 6 Oktober 2026.

Baca: Hendri Munief Dorong Pelaku IKM Pekanbaru Naik Kelas, Berharap Dukungan Anggaran Berlanjut pada 2027

Selain itu, pendiri Bayan Resources, Low Tuck Kwong, juga tercatat membeli kembali saham BYAN melalui pasar reguler dengan harga Rp11.200 per saham. Perbedaan tersebut menjadi salah satu hal yang disoroti dalam permintaan klarifikasi bursa.

Perusahaan Haji Isam Kuasai 30,25 Persen Saham BYAN

Baca: MSCI Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Tegaskan Penegakan Hukum

Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan, PT Jhonlin Baratama telah menyelesaikan transaksi pembelian sebanyak 10.084.088.370 saham Bayan Resources. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Jhonlin Baratama mencapai 30,25 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Transaksi itu dilakukan melalui perjanjian jual beli saham bersyarat antara Low Tuck Kwong dan Elaine Low sebagai pihak penjual dengan Jhonlin Baratama sebagai pembeli.

Dengan harga transaksi yang dilaporkan sebesar Rp2.588 per saham, nilai pengalihan tersebut setara sekitar Rp26,1 triliun.

Baca: Pertamina Salurkan 33.347 Tabung LPG ke 966 Gerai Koperasi Merah Putih

Meski demikian, besarnya kepemilikan saham yang dialihkan tidak serta-merta membuktikan adanya perubahan pengendalian perusahaan. Manajemen BYAN menyatakan belum menerima informasi yang menunjukkan terjadinya perubahan pengendalian atas perseroan.

Komposisi Pemegang Saham Menjadi Perhatian

Baca: Jalan di Inhu-Inhil Rusak Diduga Akibat Angkutan Batu Bara, DPRD Riau Bakal Panggil Pengusaha

Dalam keterbukaan informasi per 19 Oktober 2026, Low Tuck Kwong tercatat memiliki 8,30 persen saham BYAN. Elaine Low menguasai 22 persen, sedangkan PT Jhonlin Baratama memiliki 30,25 persen saham perusahaan tambang batu bara tersebut.

Manajemen juga menyampaikan belum menerima pemberitahuan lebih lanjut yang mengindikasikan adanya perubahan pengendalian atas perusahaan.

Perseroan turut menyatakan belum terdapat informasi atau fakta material lain yang belum diungkapkan kepada publik.

Baca: Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Lagi, Cek Daftar Lengkap Periode 14–20 Oktober 2026

Investor Diminta Memperhatikan Keterbukaan Informasi

Perhatian BEI terhadap transaksi saham BYAN menegaskan pentingnya keterbukaan informasi dalam pasar modal, terutama ketika terdapat perbedaan signifikan antara harga transaksi yang dilaporkan dan harga perdagangan di bursa.

Baca: Hendry Munief Dorong Digitalisasi UMKM untuk Perluas Pasar dan Tingkatkan Daya Saing

Bagi investor, informasi mengenai kepemilikan saham, dasar transaksi, dan status pengendalian perusahaan merupakan aspek penting untuk dipahami sebelum mengambil keputusan investasi.

Perkembangan klarifikasi dari manajemen Bayan Resources dan BEI menjadi hal yang perlu dicermati untuk memperoleh gambaran lebih lengkap mengenai transaksi tersebut.

Informasi ini bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham BYAN. Keputusan investasi perlu didasarkan pada analisis, keterbukaan informasi resmi, serta profil risiko masing-masing investor. (SM)



Terkait
Restitusi Pajak Era Suahasil Diperketat, Menkeu Tegaskan Hak Wajib Pajak Tetap Dijamin
Restitusi Pajak Era Suahasil Diperketat, Menkeu Tegaskan Hak Wajib Pajak Tetap Dijamin
DPR Perkuat Koordinasi Ekonomi, Dasco Soroti Sinkronisa
Dua Dirjen Kemenkeu Minta Perombakan Pejabat Era Purbay
APINDO Ungkap Harapan Dunia Usaha kepada Menteri Keuang
Lainnya
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi Motor Utama Pertumbuhan Triwulan II 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi Motor Utama Pertumbuhan Triwulan II 2026
Peringati Hari Tani Nasional, DPD PKS Pekanbaru Launchi
Mulai 2020, Anggota DPRD Siak Sepakat Gajinya Dipotong
Live Music Dipenerbangan Garuda Indonesia, Amankah?
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda