MSCI Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Tegaskan Penegakan Hukum

Kanama
Jumat, 16 Oktober 2026 10:50:12

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons langkah Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membuka konsultasi mengenai kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market atau pasar berkembang menjadi Standalone Market atau pasar mandiri. Jumat (16/10/2026).

Pengumuman MSCI pada Kamis (15/10/2026) tersebut menjadi perhatian serius bagi regulator pasar modal Indonesia. OJK menyatakan akan mencermati masukan yang disampaikan penyedia indeks global itu sebagai bagian dari upaya memperbaiki integritas dan tata kelola pasar saham nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan sejumlah masukan MSCI sejalan dengan agenda percepatan reformasi integritas pasar modal yang tengah dijalankan di Indonesia.

Baca: Jalan di Inhu-Inhil Rusak Diduga Akibat Angkutan Batu Bara, DPRD Riau Bakal Panggil Pengusaha

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah konsistensi penegakan hukum untuk menjaga kredibilitas pasar serta meningkatkan kepercayaan investor.

"OJK berkomitmen untuk terus memperkuat penegakan hukum di sektor pasar modal dalam upaya menegakkan integritas pasar, dengan koordinasi dan sinergi yang efektif bersama seluruh pihak terkait," kata Hasan.

Baca: Hendry Munief Dorong Digitalisasi UMKM untuk Perluas Pasar dan Tingkatkan Daya Saing

OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal

OJK bersama organisasi regulator mandiri atau Self-Regulatory Organization (SRO) akan melanjutkan komunikasi dengan penyedia indeks global dan investor institusi internasional.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat keterbukaan informasi, meningkatkan kualitas pengawasan, serta menjawab berbagai catatan yang disampaikan pelaku pasar global terhadap pasar modal Indonesia.

Baca: Helat Pelalawan 2026, PT Musim Mas Siapkan 7,5 Ton Minyak Goreng Murah untuk Warga

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, juga menegaskan bahwa lembaganya menghormati pandangan MSCI. Menurutnya, berbagai masukan yang diberikan menjadi perhatian dalam proses pembenahan pasar modal nasional.

OJK turut menaruh perhatian terhadap sejumlah aspek yang dinilai masih membutuhkan penyempurnaan agar pasar saham Indonesia semakin kredibel di mata investor internasional.

Baca: Pemkab Kampar Perkuat Sinergi Ekonomi Daerah Lewat RUPSLB BRK Syariah

Ancaman Status Standalone Jadi Perhatian Investor

Perubahan klasifikasi menjadi Standalone Market berpotensi memengaruhi persepsi investor global terhadap pasar saham Indonesia. Status tersebut berbeda dari kategori pasar berkembang yang selama ini disandang Indonesia dalam klasifikasi MSCI.

Karena itu, tindak lanjut regulator terhadap evaluasi MSCI menjadi salah satu hal yang diperhatikan pelaku pasar. Upaya memperkuat transparansi, kualitas data, dan penegakan aturan menjadi bagian penting untuk menjaga daya tarik investasi di pasar modal Indonesia.

Baca: Enam Sentimen Global Menguji Pasar RI, Keputusan BI Dinanti Investor

Meski MSCI telah membuka periode konsultasi atas proposal reklasifikasi tersebut, perubahan status itu tidak dapat dianggap sudah berlaku. Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada proses evaluasi dan keputusan MSCI.

OJK menyatakan tetap melanjutkan pembenahan serta koordinasi dengan pihak terkait untuk memperkuat integritas pasar modal. Respons terhadap masukan MSCI menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan investor dan meningkatkan kualitas pasar saham nasional. (SM)



Terkait
IHSG Menguat 0,40 Persen ke 6.462, Rupiah Tertekan di Rp17.742
IHSG Menguat 0,40 Persen ke 6.462, Rupiah Tertekan di Rp17.742
Minyak Dunia Tembus US$108, Pemerintah Tetap Tahan Harg
Hendry Munief Dorong Reformasi Pengelolaan Dana KUR, Da
Kabar Baik..! Menkeu Purbaya Buka Opsi Naikkan Batas Om
Lainnya
Dorong UMKM Naik Kelas, Hendry Munief Minta Badan Standarisasi Permudah Akses Sertifikasi
Dorong UMKM Naik Kelas, Hendry Munief Minta Badan Standarisasi Permudah Akses Sertifikasi
BGMC Malaysia Investasi di KITB Siak Senilai 14 T
Bukti Cinta Istri Jaksa, Ginjal Yulis Penyambung Hidup
Pemko Pekanbaru Kembali Raih Penghargaan Pelayanan Publ
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hukum
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Nasional
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ribu Personel Dimulai Tahun Ini
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ribu Personel Dimulai Tahun Ini
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Bera
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar