Hambat Program Kota Tepi Air, Pemkot Pindahkan Rumah Potong Hewan Batang Piaman

Mawardi Tombang
Jumat, 9 Agustus 2019 12:11:55
Wali Kota Pariaman Genius Umar. (Antara Sumbar/Aadiaat M.S)


Pariaman, (ANTARA) -KANALSUMATERA.com Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat akan memindahkan rumah potong hewan yang ada di kawasan Batang Piaman,karena menghambat program Kota Tepi Air atau "WaterfrontCity".

"Rumah potong hewan itu sekarang berada di tepi air yang mana sungai itu akan dijadikan sebagai kawasan kota tepi air," kata Wali Kota Pariaman, Genius Umar di Pariaman, Jumat.

Menurutnya pemindahan tersebut karena limbah yang dihasilkan rumah potong hewan dapat memperburuk kualitas air di kawasan itu, sehingga apabila dibiarkan dapat menggagalkan program kota tepi air.

Ia menjelaskan dibangunnyakota tepi air di daerah itu untuk menata kota menjadi lebih baik, sehingga dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke daerah itu.

Baca: BI Bali Perluas Pasar UMKM Wastra dan Kerajinan Lewat KKI

Sedangkan gedung rumah potong hewan sekarang, lanjutnya akan ditinjau ulang agar dapat dimanfaatkan untuk keperluan lainnya.

"Jadi gedung itu akan dikaji agar dapat dimanfaatkan sehingga tidak terbuang percuma," katanya.

Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman Dasril mengatakan pihaknya akan berupaya tahun depan memindahkan rumah potong hewan tersebut.

"Kami sedang mencarikan lahannya sedangkan dananya kami minta ke pemerintah pusat," ujarnya.

Baca: Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc untuk Bersihkan BUMN dari Dugaan Korupsi

Ia menyebutkan setiap harinya di rumah potong hewan itu disembelih dua sapi yanglimbahnya dibuang ke sungai Batang Piaman yang bermuara kePariaman.

Sebelumnya pemerintah pusat membantu Kota Pariaman untuk melanjutkan pembangunan penataan sungai guna dijadikan kota tepi air dengan nilai kontrak pengerjaan mencapai Rp440 juta.

"Sekarang masih dalam tahap tender di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," kata Wali kota Pariaman Genius Umar.

Ia mengatakan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat untuk penataan "WaterfrantCity" tersebut yaitu di sungai Batang Piaman yang mana sebelumnya pengerjaannya telah dimulai pihaknya melalui APBD sehingga mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat. (*)



Terkait
KKP Perkuat SDM Koperasi Nelayan Merah Putih, Fokus Tingkatkan Profesionalisme Pengelola
KKP Perkuat SDM Koperasi Nelayan Merah Putih, Fokus Tingkatkan Profesionalisme Pengelola
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi M
Enam Kios Pangan Murah Hadir di Pekanbaru, Pemko Perkua
Bupati Zukri Tegas: Panggil Pemilik Pabrik Tegaskan Har
Lainnya
Dorong UMKM Naik Kelas, Hendry Munief Minta Badan Standarisasi Permudah Akses Sertifikasi
Dorong UMKM Naik Kelas, Hendry Munief Minta Badan Standarisasi Permudah Akses Sertifikasi
Pasca Moratorium Gubernur Kepri Diingatkan Agar Berhati
Kementan Dorong Ekspor Batam Berupa Produk Olahan
Sri Mulyani Beri Warning atas Penurunan Neraca Perdagan
Kriminal
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Polda Metro Bongkar Alur Dana Kerusuhan 27 Agustus, Akt
Nasional
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi PNS
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi PNS
Peringatan Keamanan Arab Saudi Meningkat, Begini Kondis
Syahrul Aidi Fasilitasi Kerjasama Pemprov Riau dengan J
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan