Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Sambangi Kampar, Pekanbaru, dan Dumai, Ini Jadwal Lengkapnya
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah kembali menggelar Operasi Pasar Murah di sejumlah kabupaten/kota. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus menstabilkan harga di tengah masyarakat. Senin (20/07/2026).
Pada pekan ini, Operasi Pasar Murah dijadwalkan berlangsung selama lima hari berturut-turut dengan lokasi yang tersebar di Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, dan Kota Dumai.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan kegiatan dimulai pada Senin (20/7/2026) di halaman Kantor Lurah Bangkinang, Kabupaten Kampar.
Baca: Mobil Pak Aman Kembali Beroperasi, Pemko Pekanbaru Jual Sembako Murah di Sejumlah Kelurahan
“Pekan ini akan ada 5 kali operasi pasar murah, mulai Senin hingga Jumat dan tersebar di 3 daerah, yaitu Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru dan Dumai,” kata Tetty.
Selanjutnya, pada Selasa (21/7/2026), Operasi Pasar Murah akan digelar di halaman Kantor Plaza Citra, Jalan Pepaya, Kota Pekanbaru. Kegiatan kemudian berlanjut pada Rabu (22/7/2026) di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya.
Baca: Nobar Piala Dunia 2026 di Taman Kota Bangkinang, Pemkab Kampar Dongkrak UMKM dan Ekonomi Lokal
“Pada Selasa, 21 Juli digelar di halaman Kantor Plaza Citra, Jalan Pepaya, dan Rabu, 22 Juli di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru,” katanya.
Rangkaian kegiatan diteruskan pada Kamis (23/7/2026) di kawasan Bukit Kapur, Kota Dumai, dan ditutup pada Jumat (24/7/2026) di halaman Kantor Lurah Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.
Menurut Tetty, penyelenggaraan Operasi Pasar Murah bertujuan memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia, distribusi berjalan lancar, serta harga tetap stabil sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Baca: Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
“Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” kata Tetty.
Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, di antaranya beras SPHP Rp60.000 per kemasan 5 kilogram, beras Anak Daro dan Sokan Rp165.000 per 10 kilogram, serta beras Anak Daro dan Sokan ukuran 5 kilogram seharga Rp83.000.
Baca: Koperasi BBDM Salurkan Bantuan Sosial Rp10 Juta ke 4 Desa dan 1 Kelurahan di Bukit Batu Bengkalis
“Untuk gula pasir dibandrol dengan harga Rp18rb per kg, minyak goreng kemasan minyakita Rp15.500 per bungkus,” katanya.
Selain itu, tersedia garam Krista Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta telur ayam Rp49.000 per papan.
Pemprov Riau juga mengimbau masyarakat yang ingin berbelanja agar datang sesuai jadwal, mengantre secara tertib, dan membawa tas belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.
Baca: Hendry Munief Kunjungi UMKM Pinaloka di Siak, Manfaatkan Komoditas Lokal sebagai Produk Unggulan
“Kita berharap masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” tutupnya. (SM)
