Walikota Pekanbaru akan Copot Kepala Bapenda Jika Target Pajak Tidak Tercapai

Amar
Senin, 11 Februari 2019 23:44:39
ilustrasi- Pajak

PEKANBARU, KANALSUMATERA.com - Walikota Pekanbaru, menebar sikap tegas kepada bawahannya dalam bekerja khusunya terkait realisasi capaian target penerimaan pajak.

Bahkan ia menyatakan jika target pajak daerah tak tercapai, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), camat dan lurah siap-siap akan dicopot.

Bapenda Kota Pekanbaru memasang target tinggi untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tahun 2019, mereka memasang target Rp 138 Miliar.

Pada tahun 2018, pendapatan dari PBB hanya mencapai 66,4 miliar. Sedangkan pendapatan pajak daerah pada tahun 2019, Bapenda Kota Pekanbaru memasang target pemasukan dari pajak daerah mencapai Rp 804 Miliar.

Target ini berasal dari sejumlah pajak yang dipungut daerah. Di antaranya pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame dan pajak penerangan jalan umum.

Baca: Menkeu Purbaya Soroti Pengawasan Anggaran, Rp20,5 Triliun Siap Disalurkan ke Daerah

Lalu pajak mineral bukan batuan dan logam, pajak parkir, pajak air bawah tanah, pajak sarang burung walet, BPTHTB termasuk PBB Sektor Perkotaan. Bahkan Wali Kota Pekanbaru sudah menegaskan kembali komitmen tersebut.

"Pak wali sendiri sudah bertanya langsung terkait komitmen ini. Sanggup atau tidak untuk mencapai target yang ada. Kalau tak tercapai tentu siap untuk dicopot," paparnya.

Pada tahun 2018 lalu, pendapatan daerah Pemerintah Kota Pekanbaru dari sektor pajak pada tahun 2018 di bawah target.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT siap mencopot jabatan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru bersama jajaran camat dan lurah.

Mereka ternyata sudah komitmen untuk siap dicopot dari jabatan. Bila tidak mencapai target pajak daerah tahun ini.

Baca: Rupiah Melemah Tajam, KAMMI Pekanbaru Desak Pemerintah dan BI Bertindak Nyata

Maka Firdaus pun memberi peringatan kepada jajaran Bapenda Kota Pekanbaru, camat dan lurah saat menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB Kota Pekanbaru, Senin (11/2/2019). Ia mengingatkan kembali komitmen dari kepala bapenda, camat dan lurah.

"Mereka kan sudah komitmen atau ikrar, bila target tidak dicapai maka siap-siap dicopot. Kalau kerjanya lalai ya kami siap melaksanakan untuk mencopot jabatannya," terangnya, Senin.

Menurutnya, pemerintah sudah berulang kali mengimbau agar masyarakat taat membayar pajak.

Apalagi potensi pajak di tahun 2019 cukup besar. Ia optimis bisa menggali potensi dari banyak sektor pajak yang ada.

"Kalau digali bersama tentu potensi pajak bisa tercapai. Apalagi potensi pajak daerah tahun ini nyaris mencapai Rp 1 Triliun," ulasnya.

Baca: Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!

Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengatakan bahwa komitmen tersebut sudah disampaikan langsung.

Bapenda Kota Pekanbaru hanya bisa mengumpulkan pendapatan pajak sebesar Rp 506 Miliar hingga akhir tahun lalu. Padahal target awal mencapai Rp 847 Miliar.

Selisih target yang mencapai Rp 341 Miliar hingga penghujung tahun 2018 tidak mampu dikejar oleh Bapenda Kota Pekanbaru.ks



Terkait
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Akses Dana KUR dan Jadi Agunan Usaha
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Akses Dana KUR dan Jadi Agunan Usaha
Soal Defisit APBN 2025, Menkeu Purbaya: Bisa Nol, Tapi
Lubang Fiskal 2025 dan Proyeksi 2026
Lainnya
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Kerja Disiapkan dalam 3 Tahun
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Kerja Disiapkan dalam 3 Tahun
Pesawat N219 Kebanggaan RI Mulai Diproduksi LAPAN, Pesa
Pemko Pekanbaru Mulai Garap Koperasi Syariah, Dibentuk
Pemkab Karimun akan Ganti Mitan Subsidi dengan Non Subs
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan