Banjir Besar di Australia Sebabkan Matinya Ratusan Ribu Sapi

Alwira Fanzary
Sabtu, 9 Februari 2019 14:52:38
Sapi yang mati akaibat banjir

KANALSUMATERA.com - Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyatakan ratusan ribu ekor sapi kemungkinan besar tewas akibat banjir bandang di Queensland pada awal Februari 2019. "Kami memperkirakan kehilangan ratusan ribu ekor ternak," katanya.

Hal itu disampaikan PM Morrison setelah membahas situasi banjir dengan Menteri Utama (Premier) Queensland Annastacia Palaszczuk, Jumat (8/2) sepeerti diberitakan Republika.co.id. Para peternak meminta pemerintah melakukan penyaluran pakan ke titik-titik yang terisolasi. Sapi-sapi yang bertahan dari dampak banjir kini terancam kelaparan akibat terisolasi.

Seorang peternak bernama Robert Chaplain yang memeriksa peternakannya di daerah Cloncurry mendapati kondisi memilukan. "Banyak ternak mati, namun ada beberapa yang selamat. Ini belum berakhir. Ada lokasi di mana seluruh peternakannya sekitar 40 ribu hektare lebih terendam air. Itu hanya satu peternakan," katanya.

Dia mengaku cukup beruntung jika 50 persen ternaknya bisa selamat. "Banyak yang melaporkan kehilangan 100 persen. Jumlahnya besar juga, bukan hanya ratusan ekor," ujarnya.

Michael Guerin dari Departemen Pertanian setempat menjelaskan masih terlalu dini untuk menyebutkan berapa ternak yang jadi korban, tapi jumlahnya pasti besar. Dia menyatakan kini fokus menyediakan pakan agar ternak-ternak yang selamat bisa bertahan hidup.

Peternak lainnya William McMillan mengatakan penyaluran pakan sangat dibutuhkan bagi ternak yang kelaparan. "Sapi-sapi itu terjebak banjir di lahan kering yang dikelilingi air, dengan pakan yang sangat minim," jelasnya.

Dia menyebut tidak mungkin ternak-ternak ini akan lari ketakutan jika datang helikopter militer membawa pakan. "Mereka bahkan tidak bergerak karena sudah sangat kelelahan berdiri di lumpur dalam kondisi dingin. Sudah 11 hari sekarang," ujar McMillan.

Premier Annastacia Palaszczuk menyatakan kaget ketika menyaksikan hamparan ternak yang mati di salah satu peternakan yang dikunjunginya kemarin. "Menyaksikan ternak yang tak bergerak itu tersebar di lapangan, membuat kita merasa mual," ujar Premier Palaszczuk.

Kemarin dia mengumumkan kebijakan membantu para petani dan peternak di Queensland yang terdampak banjir. Mereka bisa mengajukan bantuan dana pemulihan hingga 25 ribu dolar AUD atau sekitar Rp 250 juta. PM Morrison mengumumkan tambahan dana 3 juta dolar AUD untuk layanan kesehatan mental bagi para korban banjir. Kso

Lainnya
PHR Raih Asian Management Excellence Awards 2026 dari Asian Business Review
PHR Raih Asian Management Excellence Awards 2026 dari Asian Business Review
Tingkat Hunian Hotel di Lampung Masih Lesu
Pramugari VietJet Janji Tak Pakai Bikini di Indonesia
BP Batam Akan Dilebur, INDEF: Ini Bahaya, Bisa Menggeru
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I