Indonesia Masuk Tiga Besar Ekonomi Syariah Global, Kontribusi pada PDB Capai 47,3 Persen

Mawardi Tombang
Sabtu, 31 Januari 2026 21:18:05
Ilustrasi Ekonomi Syariah

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Data terbaru, Indonesia menempati peringkat ketiga besar negara dengan ekosistem ekonomi syariah dunia.

Kondisi tersebut membuat Indonesia lebih banyak berperan sebagai pasar produk halal global ketimbang pemain utama di sektor hulu. Namun, posisi tersebut masih lebih ditopang oleh besarnya konsumsi masyarakat, bukan oleh kekuatan produksi dan ekspor.

“Laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2024/2025 menempatkan Indonesia dalam jajaran tiga besar negara dengan ekosistem ekonomi Islam global. Akan tetapi, posisi ini lebih banyak ditopang dari sisi konsumsi, bukan produksi,” kata Penasihat Center for Sharia Economic Development (CSED) INDEF, A. Hakam Naja

“Indonesia berada di peringkat keempat sebagai negara importir terbesar di antara negara-negara OKI dengan nilai 29,64 miliar dolar AS. Sebaliknya, Indonesia berada di peringkat kesembilan sebagai eksportir terbesar ke negara-negara OKI dengan nilai 12,33 miliar dolar AS pada 2023,” ujar Hakam.

Padahal, potensi ekonomi halal nasional dinilai sangat besar. Nilai potensi transaksi perdagangan berbasis halal Indonesia mencapai 170,6 miliar dolar AS. Namun, realisasi ekspor halal pada 2024 baru tercatat sebesar 41,4 miliar dolar AS, dengan dominasi komoditas makanan, fesyen, kosmetik, dan farmasi.

Baca: Dapat Dukungan Penuh Pemprov, BAZNAS Riau Optimistis Perkuat Pengelolaan Zakat

Dari sisi domestik, kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional terus meningkat. Kontribusi ekonomi syariah terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia diperkirakan melampaui 47,30 persen pada akhir 2024. Meski demikian, akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah masih terbatas.

Menurut dia, ketimpangan tersebut menunjukkan ekosistem ekonomi syariah nasional belum berjalan secara selaras. Sektor riil justru tumbuh lebih cepat, sementara sektor keuangan syariah yang semestinya menjadi penopang utama masih tertinggal.

“Literasi keuangan syariah tercatat sebesar 46,17 persen, sedangkan inklusi tercatat 13,41 persen,” kata Hakam.

Hakam menekankan pentingnya integrasi pembiayaan syariah, penguatan UMKM, digitalisasi layanan, serta optimalisasi zakat dan wakaf produktif agar ekonomi syariah Indonesia tidak hanya besar dari sisi konsumsi, tetapi juga kuat di sisi produksi dan ekspor.



Terkait
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Tahun 2025, Laba Bersih BSI Tumbuh 8 Persen: Ditopang o
Spin-off Perbankan Syariah Meningkat, BSI Masih Kuasai
Lainnya
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Kerja Disiapkan dalam 3 Tahun
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Kerja Disiapkan dalam 3 Tahun
Kanada Balas Tarif AS 50 Persen, Mark Carney Siapkan Pe
Rumbai dan Pekanbaru Kota Ajukan Lokasi Berjualan PKL,
UEK-SP Tuah Karya SHU tertinggi Empat Tahun Berturut-tu
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan