Peneliti IPB Gelar Penelitian Ekonomi di Natuna, Ini Hasilnya
NATUNA, KANALSUMATERA.com - Tim Peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan penelitian ekonomi masyarakat perbatasan di sejumlah gugusan pulau terluar Natuna.
Tim peneliti yang beranggotakan empat orang tersebut terdiri dari peniliti ekonomi kerakyatan, perikanan, administrasi pemerintahan dan menejmen. Mereka melakukan penelitian selama 5 hari dengan menyasar sejumlah wilayah yang meliputi Kecamatan Pulau Tiga, Natuna Besar, Subi, Serasan dan Serasan Timur.
Penelitian ini dilakukan untuk pemetaan dan sebagai bahan rekomendasi untuk pengembangan perekonimian di pulau terluar kepada pemerintah dan stakeholder terkait.
"Kami melakukan penelitian berdasarkan program kampus yang dikerjasamakan dengan PT. Medco. Tujuannya untuk mendapatkan gambar mengenai perekonomian masyarakat setempat," kata Ketua Tim 2 Penelitian Wilayah Gugusan Pulau Sersan, Anda Hamdani di Serasan, kemarin.
Ia mengatakan, hasil penelitian telah dilakukan meliputi tiga sektor yang harus dikembangkan di antaranya bidang transportasi dan telekomumikasi, pengembangan sektor perikanan tangkap dan budidaya laut.
Kemudian pengembangan sektor pariwisata, karena gugusan kepulauan Natuna telah menjadi salah satu geopark nasional. Kekayaan alam yang ada dinyatakan layak sebagai obyek wisata.
"Potensi alam yanga ada di Natuna luar biasa, di tambah lagi dengan letak geografisnya yang berbatasan dengan banyak negara serta berada di jalur ALKI 1 Indonesia. Semuanya perlu upaya pengembangan yang lebih intens," kata Andan.
Menurutnya, pengembangan seluruh sumber daya alam yang ada ini bisa dikelola dengan maksimal manakala pemerintah daerah mampu menyiapkan sumberdaya manusia selaku pemilik kekeyaan alam tersebut.
"Rekomendasi utama kami kepada pemerintah daerah adalah membangun sumberdaya manusia, karena potensi alam di seluruh sektor tidak bisa digerakkan apabali SDMnya tidak memadai. Kemudian sektor telekomunikasi dan transportasi juga mutlak ditingkatkan karena Natuna terdiri dari banyak pulau dan berada di perbatasan," jelasnya.
Ia memprediksi Natuna bila dikembangkan secara menyeluruh akan dapat berjaya dengan sumberdaya alamnya dalam kurun waktu 10 tahun ke depan.
"Kalau dikembangkan dengan serius paling 5 - 10 tahun jadi Natuna ini, bisa bersaing dengan daerah-daerah maju lainnya," pungkas Andan.hk/ks
