Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1 2026 Tetap Tinggi

Mawardi Tombang Amar
Jumat, 20 Februari 2026 10:10:11
Bulan Pembiayaan Syariah dan Sharia Economic and Financial Outlook (ShEFO) 2026 beberapa waktu lalu

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Bank Indonesia (BI) meluncurkan Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia (KEKSI) 2025. Dalam hal ini, BI menggandeng dan bekerja sama dengan beberapa pemangku kepentingan.

Peluncuran tersebut bersamaan dengan Kick-Off Bulan Pembiayaan Syariah (BPS), dan Sharia Economic and Financial Outlook (ShEFO) 2026. Rangkaian kegiatan bertema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan” menjadi forum diseminasi asesmen tantangan, strategi, dan arah kebijakan ekonomi dan keuangan syariah.

Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya Bulan Pembiayaan Syariah (BPS) untuk mendorong intermediasi sektor keuangan syariah. Kegiatan ini diselenggarakan oleh KNEKS, Bank Indonesia, dan OJK, dengan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian UMKM, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Agama, Perdagangan, Koperasi, ATR/BPN, serta BUMN.

Kuartal I 2026 Tetap Tinggi

Baca: LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026

Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) BI Imam Hartono menyatakan ekonomi dan keuangan syariah nasional tetap menunjukkan daya saing di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Hal tersebut tercermin dari kinerja Halal Value Chain (HVC) yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2025.

Dari sisi keuangan, hingga akhir 2025 pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,66% (yoy), didukung penyaluran insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) Syariah sebesar Rp35 triliun, atau 4,49% dari batas 5,5% per Desember 2025.

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,11% (yoy) pada 2025, sektor HVC tumbuh 6,2% (yoy). Hal itu didorong oleh peningkatan kinerja sektor makanan dan minuman halal, pariwisata ramah muslim, serta industri fashion. Kontribusi HVC terhadap PDB juga meningkat dari 25,45% pada 2024 menjadi 27% pada 2025, atau naik 155 basis poin.

Selain itu, akselerasi pembiayaan juga didorong melalui berbagai program, salah satunya Bulan Pembiayaan Syariah (BPS) yang kembali diluncurkan tahun ini. Pada tahun sebelumnya, rangkaian kegiatan BPS membukukan realisasi sebesar Rp 939 miliar atau 60 persen lebih tinggi dibandingkan target Rp 589 miliar.

Baca: Tahun 2025, Laba Bersih BSI Tumbuh 8 Persen: Ditopang oleh Bisnis Emas

Tahun ini, program tersebut disempurnakan melalui perluasan ke sektor keuangan sosial, pelibatan startup dan industri keuangan nonbank (IKNB), serta optimalisasi platform digital. Dengan penguatan ini, Bank Indonesia berharap pembiayaan syariah semakin meningkat pada 2026.

Di pasar uang dan pasar valas (PUVA) syariah, pemanfaatan instrumen lindung nilai oleh perbankan syariah meningkat 86,5% (yoy) menjadi 466 juta dolar AS, mencerminkan penguatan manajemen risiko dan pendalaman pasar keuangan syariah.

Dari sisi keuangan sosial, penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Baznas mencapai Rp52,5 triliun hingga kuartal II 2025, tumbuh 43% dibandingkan akumulatif 2024. Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) juga tumbuh 22% (yoy) dengan outstanding Rp1,4 triliun pada akhir 2025.

Imam menambahkan, penguatan tersebut didukung peningkatan literasi ekonomi syariah yang mencapai 50,18%, hampir dua kali lipat dibandingkan 2023, seiring sinergi kebijakan nasional melalui RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029.

Baca: Spin-off Perbankan Syariah Meningkat, BSI Masih Kuasai 40 Persen Pasar

Peningkatan itu merupakan hasil sinergi berbagai pihak melalui program pemberdayaan dan edukasi berkelanjutan, salah satunya melalu penempatan ekonomi syariah sebagai pilar strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagai implementasi Asta Cita.


Sumber: Republika

Terkait
Indonesia Masuk Tiga Besar Ekonomi Syariah Global, Kontribusi pada PDB Capai 47,3 Persen
Indonesia Masuk Tiga Besar Ekonomi Syariah Global, Kontribusi pada PDB Capai 47,3 Persen
Lainnya
Minggu Ini Harga Pinang Kering di Riau Rp10.050 per Kg
Minggu Ini Harga Pinang Kering di Riau Rp10.050 per Kg
AS Cari 85.000 Tenaga Ahli Teknologi, Permudah Visa Bek
Indef: Biaya Bagasi dan Mahalnya Tiket Pesawat Menurunk
BRK Bangkinang Berikan Bantuan Korban Banjir di Kampar
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi