Industri Sawit Diprediksi Lebih Baik di Tahun 2019

Islami
Jumat, 1 Februari 2019 20:16:14
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Bila tahun 2018 lalu industri kelapa sawit nasional dihadapkan pada beragam masalah, dari melemahnya harga minyak sawit mentah (CPO), hingga larangan penggunaan minyak sawit untuk biodiesel di Uni Eropa, maka di tahun 2019 ini diprediksi bakal membaik.

Dikatakan Direktur Corporate Affairs Asian Agri, M. Fadhil Hasan, pada tahun 2019 ini harapannya bakal lebih baik. Alasannya produksi kelapa sawit akan mengalamin penurunan pada kuartal I 2019. Kondisi ini mendorong stok minyak sawit di Indoensia terbatas.

Belum lagi perang dagang antara China dan Amerika Serikat (AS), yang masih berlangsung cukup memberikan dampak positif bagi peningkatan serapan minyak sawit di negeri Tirai Bambu tersebut.

Adanya perang dagang telah membuat China meningkatkan tarif impor kedelai dari AS, sementara pasokan kedelai China didapat dari Argentina dan Brazil, hanya saja kuota dari dua negara tersebut kurang mencukupi, maka sisanya disubtitusi dengan minyak sawit.

Baca: BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ada JIS dan Cikal

“Tapi saat ini negosiasi dagang antara China dan AS terus dilakukan, maka perlu untuk diikuti, lantaran pasar sawit akan bergantung dari negosiasi tersebut,” kata Fadhil, saat acara Gathering dengan wartawan di Jakarta, yang dihadiri InfoSAWIT, Kamis (31/1/2019) kemarin.

Lebih lanjut tutur Fadhil, sementara untuk di dalam negeri, sejatinya pemerintah bisa menerapkan kebijakan yang tegas dan konsisten, misalnya mengenai upaya penerapan kebijan Renewable Energy Derective (RED) II dan ILUC yang akan diterapkan pihak Uni Eropa. “Bila kebijakan itu sudah diterapkan maka bisa membawa maslah ini ke dewan WTO,” katanya. iin



Terkait
Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc untuk Bersihkan BUMN dari Dugaan Korupsi
Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc untuk Bersihkan BUMN dari Dugaan Korupsi
Sensus Ekonomi 2026 Masih Berlangsung, BPS Minta Warga
KKP Perkuat SDM Koperasi Nelayan Merah Putih, Fokus Tin
Enam Kios Pangan Murah Hadir di Pekanbaru, Pemko Perkua
Lainnya
Malaysia Airlines Dinobatkan Sebagai Maskapai Terbaik di Asia
Malaysia Airlines Dinobatkan Sebagai Maskapai Terbaik di Asia
Biaya Logistik Mahal, Indef Sebut Pembangunan Infrastru
Aturan Registrasi, Kesatuan Pedagang Pulsa Mengaku Rugi
Pramugari VietJet Janji Tak Pakai Bikini di Indonesia
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Kriminal
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung