Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Capai Rp8,3 Juta per Bulan, Zulhas Ungkap Status Kerjanya

Kanama
Rabu, 30 September 2026 08:41:08

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Pemerintah menetapkan besaran penghasilan bagi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menyebut penghasilan manajer berada pada kisaran Rp6,3 juta hingga Rp8,3 juta per bulan.

Besaran tersebut disesuaikan dengan wilayah penempatan masing-masing manajer. Komponen penghasilan mencakup gaji sekaligus tunjangan.

“Penghasilan antara Rp6,3 juta sampai Rp8,3 juta,” kata Zulkifli Hasan seusai rapat koordinasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jakarta, Selasa (29/09/2026).

Baca: Digitalisasi Bansos Dimulai, Masyarakat Bisa Daftar dan Ajukan Sanggahan

Zulhas menjelaskan, penentuan penghasilan mempertimbangkan kondisi daerah tempat manajer ditugaskan, termasuk Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

“(Mencakup) Semua, (gaji dan tunjangan),” ujar dia.

Baca: Restitusi Pajak Era Suahasil Diperketat, Menkeu Tegaskan Hak Wajib Pajak Tetap Dijamin

Manajer Kopdes Berstatus PKWT

Selain mengungkap besaran penghasilan, pemerintah juga menetapkan skema hubungan kerja bagi para manajer Kopdes Merah Putih.

Mereka akan berstatus sebagai pegawai dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun dan berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.

Baca: Pemkab Kampar Perkuat Sinergi Ekonomi Daerah Lewat RUPSLB BRK Syariah

“Pegawai kontrak waktu tertentu selama dua tahun, di bawah Agrinas Pangan,” ungkap Zulhas.

ANTARA melaporkan bahwa manajer Kopdes Merah Putih akan menerima pendapatan sesuai ketentuan upah minimum di daerah penempatan, dengan komponen pendapatan mencakup gaji dan tunjangan.

Baca: DPR Perkuat Koordinasi Ekonomi, Dasco Soroti Sinkronisasi Kebijakan Nasional

Mulai Bertugas Oktober 2026

Para manajer yang telah mendapatkan penempatan dijadwalkan mulai menjalankan tugas pada awal Oktober 2026.

Pemerintah sebelumnya menyampaikan bahwa penempatan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di koperasi yang telah siap beroperasi.

Baca: Emas Antam Kembali Naik, Harga 1 Gram Capai Rp2,638 Juta

Sebanyak 28.620 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih disebut telah menerima surat keputusan penempatan dari PT Agrinas Pangan Nusantara pada 25 September 2026. Mereka kemudian diminta memberikan konfirmasi atas penempatan tersebut.

Manajer yang mendapat penempatan di luar domisili juga tetap dapat menyesuaikan lokasi tugas apabila pembangunan koperasi di daerah asalnya telah selesai.

Baca: 40 Persen Saham BEI Bakal Dimiliki Danantara, Independensi Jadi Sorotan

Masa Kontrak Berlangsung Dua Tahun

Skema PKWT selama dua tahun menjadi tahap awal penugasan para manajer Kopdes Merah Putih. Setelah masa kontrak tersebut berakhir, kebutuhan terhadap tenaga manajer akan dievaluasi.

Pemerintah sebelumnya juga menyampaikan bahwa pengelolaan Kopdes Merah Putih diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa, termasuk pengelolaan berbagai kegiatan usaha koperasi.

Baca: APINDO Ungkap Harapan Dunia Usaha kepada Menteri Keuangan Baru: 3 Aspek Jadi Catatan

Dengan mulai beroperasinya Kopdes Merah Putih, para manajer akan menjadi bagian penting dalam menjalankan kegiatan operasional koperasi di wilayah penempatan masing-masing. (SM)



Terkait
Pengembangan Hortikultura Kampar Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Pengembangan Hortikultura Kampar Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen, Pekanbaru Tembus Posis
Tinggalkan PNS, Zulhas Ungkap Rahasia Penghasilan Setar
Kemenhub Naikkan Fuel Surcharge Tiket Pesawat Ekonomi h
Lainnya
Hendry Munief: Tenun Songket Bisa Menjadi Ikon Promosi Budaya Nusantara di Pasar Global
Hendry Munief: Tenun Songket Bisa Menjadi Ikon Promosi Budaya Nusantara di Pasar Global
Dominasi Investor Asing Hambat UMKM Lokal
Pramugari VietJet Janji Tak Pakai Bikini di Indonesia
Kehidupan Nelayan Belawan Medan Makin Sulit
Pendidikan
SMPN 6 Siak Kecil Gelar Bimtek SPMI, Lima Sekolah Penerima BOSP Kinerja Turut Terlibat
SMPN 6 Siak Kecil Gelar Bimtek SPMI, Lima Sekolah Penerima BOSP Kinerja Turut Terlibat
IPN P Dorong Pengalihan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu
Sekolah Lansia BKMT Kampar Ajarkan Pemanfaatan Lingkung
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik