Harga Semen di Aceh Utara Naik Selangit Karena Langka

Amar
Selasa, 5 Februari 2019 14:24:43

ACEH UTARA, KANALSUMATERA.com - Masyarakat di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, selama dua pekan terakhir mengeluhkan atas kelangkaan semen di kawasan tersebut.

Sejumlah distributor penyalur semen di Aceh Utara dan Lhokseumawe malah mengaku sudah hampir dua pekan semen tidak masuk ke gudang milik mereka dengan alasan distributor tunggal terkendala akan distribusi expedisi.

Selain itu, harga semen saat ini di pasaran turut melambung dari Rp 50.000 per sak, kini mencapai Rp 54.000 per sak. Dua jenis semen yang digunakan masyarakat yaitu Semen Padang dan Semen Andalas, bahkan sulit ditemukan di sejumlah toko material di wilayah tersebut.

Salah seorang kontraktor lokal asal Aceh Utara Reza Angkasa menyebutkan, untuk Semen Andalas dua pekan terakhir sulit dicari di pasar. Sedangkan untuk Semen Padang, dua hari terakhir mulai langka di sejumlah pasar di Aceh Utara. Bilapun ada, tidak bisa didapatkan dalam jumlah besar.

“Harusnya pemerintah mungkin bisa membantu berkomunikasi dengan manajemen kedua perusahaan semen itu, agar tidak langka lagi. Susah kami, sudah harganya mahal, barangnya tak ada lagi,” kata Reza, Selasa (5/2) kepada AJNN.

Salah seorang pemilik toko bangunan, Musrizal, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, kelangkaan semen membuat sejumlah pembeli kecewa dan mengenai harga mereka juga mengaku kaget.

“Saat kami melakukan komunikasi dengan pihak distributor, katanya barang yang masuk memang sedikit. Jadi, kami hanya dapat sedikit juga jumlah semennya. Sementara itu, permintaan semen yang tinggi, maka tidak ada barang yang mau kami jual,” ujarnya.

Dia berharap kelangkaan semen itu segera teratasi. Sehingga, pembeli tidak kecewa dengan berkali-kali menghubungi pedagang untuk menanyakan ketersediaan semen.

“Secepatnya kelangkaan semen ini segera teratasi, kami pedagang aja kesulitan jika semen langka, apalagi pekerja bangunan dan lain sebagainya,” katanya.ajn/ks



Lainnya
Sukses di Babel, FIFGROUP FEST Kunjungi Lampung Bagi-Bagi Promo
Sukses di Babel, FIFGROUP FEST Kunjungi Lampung Bagi-Bagi Promo
Ayat Cahyadi Apresiasi Emak-Emak Berkreasi di Tengah Pa
Sri Mulyani Beri Warning atas Penurunan Neraca Perdagan
MKPT UEK-SP Amanah Mandiri Kota Pekanbaru Sukses Digela
Politik
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik