Bazar MTQ ke-55 Kampar Resmi Dibuka, Ahmad Yuzar Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat
KANALSUMATERA.com - KAMPAR – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., resmi membuka Bazar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026 di Kecamatan Gunung Sahilan, Ahad (11/10/2026).
Pembukaan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Kampar sebagai tanda bazar mulai dibuka untuk masyarakat. Setelah itu, Ahmad Yuzar bersama rombongan meninjau sejumlah stan yang mengikuti kegiatan tersebut.
Bazar MTQ ke-55 diikuti stan dari 21 kecamatan se-Kabupaten Kampar. Selain itu, turut berpartisipasi Dekranasda Kampar, Baznas Kampar, BUMD, instansi vertikal serta berbagai pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Baca: Hendry Munief: Kawasan Industri Jangan Hanya Bangun Kawasan, Harus Hasilkan Ekonomi Nyata
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian MTQ ke-55 sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah kepada masyarakat dan pengunjung.
Bazar juga diharapkan mampu membuka ruang promosi yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Produk lokal yang ditampilkan dapat menjadi peluang untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat selama berlangsungnya MTQ.
Baca: Kampar Perkuat Digitalisasi Keuangan dan Akses Fintech untuk UMKM
Pemerintah Kabupaten Kampar mendorong agar pelaksanaan kegiatan daerah tidak hanya memberikan manfaat dari sisi sosial dan keagamaan, tetapi juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat.
Melalui bazar tersebut, pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat. Perputaran transaksi selama kegiatan diharapkan ikut memberikan tambahan pendapatan bagi pelaku usaha.
MTQ ke-55 sendiri menjadi momentum untuk meningkatkan syiar Islam dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an. Di sisi lain, kehadiran bazar memberikan warna tersendiri dengan menggabungkan kegiatan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Baca: DPR Perkuat Koordinasi Ekonomi, Dasco Soroti Sinkronisasi Kebijakan Nasional
Sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, pelaku UMKM, lembaga terkait dan masyarakat dinilai penting agar kegiatan MTQ mampu memberikan manfaat yang lebih luas.
Dengan dibukanya Bazar MTQ ke-55 Kabupaten Kampar Tahun 2026, pemerintah berharap produk lokal semakin dikenal, UMKM semakin berkembang, serta peluang ekonomi masyarakat semakin terbuka.
Baca: Perdana Jadi Menkeu, Suahasil Ungkap APBN Defisit Rp240,1 Triliun hingga Agustus
Momentum MTQ pun diharapkan tidak hanya sukses dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi rakyat menuju Kabupaten Kampar yang maju dan sejahtera. (SM)
