Garuda Indonesia Akan Caplok 51 Persen Saham Sriwijaya Air

Alwira Fanzary
Sabtu, 2 Maret 2019 14:54:08
Pesawat Sriwijaya Air

KANALSUMATERA.com - Maskapai PT Garuda Indonesia (Persero) berencana mencaplok 51 persen saham PT Sriwijaya Air, untuk menjadi pemilik saham mayoritas. Saat ini perusahaan masih menunggu perhitungan nilai.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara mengatakan, pihaknya sedang bersiap melakukan aksi korporasi, dengan mengakuisisi 51 persen saham Sriwijaya.

"Iya (akan mengakuisisi saham Sriwijaya 51 persen)," kata Askhara, saat berbincang dengan Liputan6.com, di Jakarta, Sabtu (2/3/2019).

Namun Askhara mengaku belum bisa menyebutkan nilai pembayaran untuk mencaplok 51 saham Sriwijaya Air tersebut. Itu karena saat ini perseroan masih menunggu perhitungan nilai saham yang sedang dikerjakan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) independent. "Valuation nya lagi dikerjakan oleh KJPP independen," tutur Askhara.

Baca: Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc untuk Bersihkan BUMN dari Dugaan Korupsi

Demikian pula, untuk skema pembelian saham belum ditentukan sebab masih menunggu perhitungan nilai saham selesai.

Dia pun tidak menargetkan penyelesaian akuisisi 51 persen saham Sriwijaya Air, "Setelah tahu valuation-nya, baru akan ditentukan skema pengambilalihannya. Tidak ada target specific, kita lihat hasil valuation-nya dulu," tandasnya. Kso



Terkait
Sensus Ekonomi 2026 Masih Berlangsung, BPS Minta Warga Tak Menolak Petugas
Sensus Ekonomi 2026 Masih Berlangsung, BPS Minta Warga Tak Menolak Petugas
Hendry Munief Ingatkan 17 Ormas BMIWI Riau Bangun Bisni
Produsen Minyakita Tarik 300 Ton Minyak Bantuan yang Di
Harga TBS Pelalawan Naik, Petani Mulai Tersenyum Usai P
Lainnya
Syahrul Aidi Akan Perjuangkan Pajak CPO Jadi Sektor yang Dibagihasilkan untuk Daerah
Syahrul Aidi Akan Perjuangkan Pajak CPO Jadi Sektor yang Dibagihasilkan untuk Daerah
Proyek LRT Medan Binjai Deliserdang Tidak Tergantung AP
Sertifikasi Halal untuk UMKM Seharusnya Gratis
Trafik Layanan Data Telkomsel Naik 21% Pasca Natal dan
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pendidikan
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk Percepat Revitalisasi
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk Percepat Revitalisasi
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Si
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung