5 Jalan Tol Bakal Dilego ke Investor Asing Tahun ini
?KANALSUMATERA.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Waskita Karya (Pesero) Tbk (WSKT) pada tahun ini berencana melakukan serangkaian aksi korporasi, antara lain menjual lima proyek tol ke investor asing dan menerbitkan obligasi senilai Rp 5 triliun.
Direktur Keuangan Waskita Karya, Haris Gunawan, mengatakan pada tahun ini rencananya ada lima ruas tol yang akan dijual ke investor. Waskita akan roadshow ke luar negeri untuk menawarkan ruas tol tersebut dan menggandeng konsultan untuk menentukan negara yang akan dipilih.
"Ada yang dari perusahaan di Dubai, Prancis, Hong Kong," kata Haris di Raffles Hotel, Jakarta, Jumat (4/1).
Konsultan yang ditunjuk untuk mempersiapkan aksi korporasi ini antara lain Ernst & Young (EY), PricewaterhouseCoopers (PwC), dan PT Deloitte Consulting.
Haris mengatakan, setelah konsultan menyerahkan rekomendasi negara, maka perseroan akan melakukan roadshow ke negara tersebut. Meski demikian, Haris masih enggan menyebutkan 5 tol yang bakal dilepas ke investor asing.
“Divestasi tahun ini target kita 5 ruas tol yang ingin kita capai. Kalau bisa lebih itu harapan kita," jelasnya.
Sementara untuk penerbitan obligasi, perusahaan berencana akan melaksanakan pada semester pertama tahun ini. Perseroan menargetkan bisa mendapat utang senilai Rp 5 triliun. Dari total tersebut, Rp 2 triliun akan digunakan untuk refinancing.
“Akan kita lakukan di semester satu akhir sampai dengan semester dua bahwa aksi korporasi kita di 2019 kita merencanakan akan issue bond senilai total Rp 5 triliun,” ujarnya.
Menurut Haris, skema penerbitan obligasi yang akan dilakukan tahun ini bakal berbeda dengan skema yang pernah dipakai sebelumnya. Jika sebelumnya besaran kupon tertentu dibayar setiap tiga bulan, kali ini perseroan menginginkan skema lain.
Perseroan akan menunjuk perusahaan penjamin efek yang mempunyai rating AAA. Sebab Waskita Karya sendiri merupakan perusahaan dengan rating A-. Harapannya dengan skema tersebut perseroan bisa menarik lebih banyak investor.
“Kami ingin tahun ini, silahkan dihitung kalau saya menggunakan penjaminan. Maksudnya gini, rating Waskita itu A-. Kalau saya menggunakan penjaminan perusahaan yang ratingnya AAA itu seberapa jauh diminati oleh investor dan berapa kupon yang mereka tawarkan,” tandasnya.
