Tren Positif, Rupiah Menguat ke Rp 13.900 Terhadap Dolar AS

Amar
Kamis, 31 Januari 2019 15:27:13
Televisi menunjukkan kisaran suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve.

JAKARTA, KANALSUMATERA.com -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat tajam seiring kebijakan moneter bank sentral AS yang lebih melunak atau dovish. Nilai tukar rupiah meninggalkan level Rp 14.000 dan menembus level Rp 13.975 per dolar AS di pasar spot pada 14.30 WIB.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia Nanang Hendarsah mengatakan, penguatan rupiah ditopang pelepasan valas oleh investor asing dan perbankan.

"Pelepasan valas oleh investor asing dipengaruhi hasil pertemuan kebijakan moneter bank sentral AS yang memutuskan tidak mengubah FFR (suku bunga The Fed) dengan pernyataan yang dovish," kata Nanang ketika dihubungi pada Kamis (31/1).

Baca juga, Fed AS Pertahankan Suku Bunga tak Berubah

Baca: Menkeu Purbaya Soroti Pengawasan Anggaran, Rp20,5 Triliun Siap Disalurkan ke Daerah

Pernyataan dovish yang dimaksud adalah The Fed akan bersabar dalam membuat keputusan perubahan tingkat suku bunga ke depan. Hal itu mengindikasikan kemungkinan perlambatan proses normalisasi The Fed.

"Hal tersebut membuat implied probability kenaikan FFR hingga Desember tahun ini kembali turun sementara implied probability penurunan FFR di akhir tahun naik menjadi 22 persen," kata Nanang.

Dia juga menyampaikan, arus modal asing yang masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) pada Kamis (31/1) hingga pukul 14.00 WIB sudah mencapai Rp 3 triliun.

"Bank Indonesia tetap akan membiarkan Rupiah berlanjut menguat di bawah Rp 14.000 karena Rupiah masih undervalued, sekaligus untuk memperkuat confidence terhadap Indonesia," kata Nanang.rep/ks



Terkait
Rupiah Melemah Tajam, KAMMI Pekanbaru Desak Pemerintah dan BI Bertindak Nyata
Rupiah Melemah Tajam, KAMMI Pekanbaru Desak Pemerintah dan BI Bertindak Nyata
Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI:
Soal Defisit APBN 2025, Menkeu Purbaya: Bisa Nol, Tapi
Lubang Fiskal 2025 dan Proyeksi 2026
Lainnya
Karmila Sari Dorong UMKM Pekanbaru Inovatif dan Manfaatkan Data Pasar
Karmila Sari Dorong UMKM Pekanbaru Inovatif dan Manfaatkan Data Pasar
Indonesia Masuk Tiga Besar Ekonomi Syariah Global, Kont
Bupati Alfedri Ajak Petani dan Peternak Manfaatkan Prog
Pengiriman Paket Oleh-oleh di Belitung Turun 47 Persen
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan