Menkeu Purbaya Soroti Pengawasan Anggaran, Rp20,5 Triliun Siap Disalurkan ke Daerah

Kanama Amar
Selasa, 11 Agustus 2026 18:15:42

KANALSUMATERA.com - KUPANG – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta jajaran Kementerian Keuangan memperkuat pengawasan terhadap penyaluran anggaran pemerintah. Langkah tersebut dinilai penting agar belanja negara benar-benar tepat sasaran sekaligus menopang stabilitas fiskal dan ekonomi daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selasa (11/08/2026).

Purbaya menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja dan berdialog dengan jajaran Kementerian Keuangan di Kupang, NTT. Pertemuan itu menjadi bagian dari pemantauan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di daerah.

Selain mengevaluasi realisasi APBN, pertemuan tersebut membahas perkembangan penerimaan negara serta dukungan anggaran terhadap berbagai program prioritas pemerintah, termasuk upaya pengendalian inflasi.

Baca: Rupiah Melemah Tajam, KAMMI Pekanbaru Desak Pemerintah dan BI Bertindak Nyata

“Kemenkeu (Kementerian Keuangan) memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, mengendalikan inflasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Purbaya.

Dana Rp20,5 Triliun Disiapkan untuk Daerah

Baca: Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!

Dalam kesempatan itu, Purbaya mengungkapkan pemerintah pusat telah menyiapkan bantuan sebesar Rp20,5 triliun untuk 490 kabupaten/kota. Dana tersebut telah siap dicairkan dan mencakup pemerintah daerah di wilayah NTT.

Menurut Purbaya, besarnya alokasi anggaran harus diikuti dengan mekanisme pengawasan yang memadai. Pemerintah tidak hanya dituntut memastikan anggaran tersedia, tetapi juga memastikan penggunaannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Peran Kemenkeu bukan hanya bagi-bagi anggaran saja. Tapi bagi, monitor, dan kendalikan. Peran Anda sekalian amat penting untuk menjaga rakyat dan NKRI utamanya, karena uang itu ketika tidak diawasi rupanya rakyat tidak suka. Jadi tugas kita penting dalam menjaga kredibilitas penyaluran anggaran,” katanya menegaskan.

Baca: Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Akses Dana KUR dan Jadi Agunan Usaha

Purbaya menekankan pengawasan menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas pengelolaan keuangan negara. Karena itu, proses penyaluran hingga pemanfaatan anggaran perlu dipantau secara hati-hati.

NTT Perkuat Monitoring Belanja Pengendalian Inflasi

Baca: Soal Defisit APBN 2025, Menkeu Purbaya: Bisa Nol, Tapi Ekonomi Morat Marit

Penguatan pengawasan anggaran juga dilakukan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTT. Salah satu instrumen yang digunakan adalah Dashboard Monitoring Belanja Pengendalian Inflasi.

Dashboard tersebut digunakan untuk menganalisis efektivitas belanja pemerintah, melihat perkembangan tren inflasi, sekaligus memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat sasaran.

Upaya menjaga stabilitas ekonomi di NTT juga dilakukan melalui koordinasi lintas lembaga. Kanwil DJPb NTT terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, Otoritas Jasa Keuangan, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Baca: Lubang Fiskal 2025 dan Proyeksi 2026

Koordinasi tersebut dilakukan antara lain melalui forum Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Pembahasan Perekonomian Provinsi NTT.

Dengan pengawasan yang lebih ketat dan koordinasi lintas lembaga, pemerintah berharap penyaluran APBN di daerah tidak hanya berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga mampu memperkuat pengendalian inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (SM)

Lainnya
Khawatir Perkembangannya, OJK Akan Awasi Libra Coin, Uang Digital Milik Facebook
Khawatir Perkembangannya, OJK Akan Awasi Libra Coin, Uang Digital Milik Facebook
Kemenhub Sedang Susun Aturan Baru Tarif Pesawat
Penumpang Sriwijaya Group Kini Bisa Internetan di Pesaw
Angkasa Pura II Klaim Bandara SIM Aceh Merugi Rp 42 M T
Daerah
Kebakaran Hanguskan 290 Asrama Santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu, Bupati Kampar Bergerak Cepat
Kebakaran Hanguskan 290 Asrama Santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu, Bupati Kampar Bergerak Cepat
Wakil Bupati Kampar Soroti Sinergi Pemda dan TNI dalam
Lurah Sumahilang Imbau Warga Pasang Bendera dan Umbul-U
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hukum
Bareskrim Tangkap 3 Wanita di Pekanbaru, 10 Kg Sabu Senilai Rp18 Miliar Disita
Bareskrim Tangkap 3 Wanita di Pekanbaru, 10 Kg Sabu Senilai Rp18 Miliar Disita
Direktur Travelina Indonesia Ditangkap, Polisi Usut Dug
Pakar Hukum Dorong RUU Perampasan Aset Gunakan Istilah
Lifestyle
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Diterima Paskibraka Nasional 2026
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Diterima Paskibraka Nasional 2026
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind