Karmila Sari Dorong UMKM Pekanbaru Inovatif dan Manfaatkan Data Pasar
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru terus berinovasi dan menyesuaikan produk dengan perubahan selera konsumen.
Menurut Karmila, pengembangan UMKM tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan memproduksi makanan. Pelaku usaha juga perlu memahami promosi, kemasan, legalitas, pemasaran, hingga kebutuhan konsumen agar produk yang dihasilkan mampu bersaing dan memberikan tambahan pendapatan.
"Yang paling penting kita harus bisa membuat sesuatu yang mengikuti selera pasar, bukan selera kita. Dengan inovasi dan variasi, produk UMKM akan semakin dikenal," kata Karmila saat membuka Pelatihan Massal Membuat Bolu Kemojo, Palm Cheese Cookies, dan Roti Abon Gulung se-Pekanbaru yang digelar Forum Pekanbaru Kota Bertuah, Sabtu (22/8/2026).
Ia mencontohkan bolu kemojo sebagai salah satu kuliner khas Riau yang memiliki peluang untuk terus dikembangkan. Inovasi dapat dilakukan melalui bentuk, ukuran, varian rasa, hingga kemasan agar produk tradisional tersebut semakin menarik bagi konsumen, termasuk kalangan generasi muda.
Selain inovasi produk, Karmila meminta pelaku UMKM mulai memanfaatkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai salah satu rujukan dalam membaca peluang pasar. Data tersebut dapat membantu pelaku usaha memahami kebutuhan masyarakat serta menentukan produk yang memiliki potensi permintaan.
Baca: Bupati Ahmad Yuzar Dorong UMKM Kampar Mandiri Lewat Pelatihan dan Zakat Produktif
"Jadi ibu-ibu tidak hanya belajar memasak, tetapi juga harus bisa memanfaatkan data yang ada. Dari sana kita bisa melihat selera masyarakat dan produk apa yang lebih banyak dibutuhkan," ujarnya.
Karmila juga menekankan pentingnya kelengkapan informasi pada kemasan produk. Informasi kedaluwarsa, nomor telepon, serta legalitas seperti PIRT dan sertifikasi halal dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memudahkan pembeli melakukan pemesanan kembali.
Ia turut mengingatkan pelaku UMKM menjaga konsistensi produksi dan ketersediaan barang. Menurutnya, produk yang tidak tersedia secara konsisten berpotensi membuat konsumen maupun gerai penjualan kehilangan kepercayaan.
Karmila mengatakan, meskipun dirinya merupakan anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, pemuda dan olahraga, kebudayaan, serta sejumlah bidang terkait, penguatan jaringan tetap diperlukan untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan akses informasi, promosi, bazar, maupun kegiatan pemberdayaan.
"Saya berharap jaringan yang kita bangun ini tidak hanya sebatas kegiatan hari ini. Kalau ada informasi bazar, pelatihan atau peluang promosi, kita bisa saling menyampaikan sehingga UMKM kita bisa maju bersama," katanya.
Baca: Hendry Munief Soroti UMKM Bersertifikat SNI Rendah, Pemerintah Diminta Perkuat Pendampingan
Pelatihan Rutin Tingkatkan Kapasitas UMKM
Ketua Forum Pekanbaru Kota Bertuah, Masril Ardi, mengatakan pelatihan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.
Kegiatan sengaja digelar di tengah masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Pelatihan tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Forum UMKM, tetapi juga terbuka bagi masyarakat yang ingin belajar dan mengembangkan usaha.
Masril menyebut kegiatan tersebut dilaksanakan secara gratis dengan menghadirkan tenaga pelatih yang memiliki pengalaman di bidang kuliner.
"Kami tidak hanya ingin membantu dengan modal, tetapi memberikan ilmu dan keterampilan. Karena itu kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan," ujar Masril.
Baca: Nobar Piala Dunia 2026 di Taman Kota Bangkinang, Pemkab Kampar Dongkrak UMKM dan Ekonomi Lokal
Menurutnya, anggota Forum Pekanbaru Kota Bertuah tersebar di berbagai wilayah. Karena itu, kegiatan pelatihan diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat jaringan, berbagi pengetahuan, sekaligus membuka peluang pemasaran bagi produk UMKM.
Pemko Siap Promosikan Produk UMKM
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru yang diwakili Kabid Promosi, Hari Susma, menyatakan pemerintah daerah siap membantu mempromosikan produk UMKM melalui berbagai kegiatan bazar dan pameran.
Ia mengajak pelaku UMKM mendaftarkan produknya dalam pendataan dinas. Dengan demikian, produk UMKM dapat memiliki peluang mengikuti berbagai kegiatan promosi, termasuk pameran di dalam maupun luar Kota Pekanbaru.
"Kalau produknya bagus dan kemasannya menarik, kami bisa membawa produk UMKM untuk diperkenalkan dalam pameran. Bahkan jika ada kegiatan di luar Pekanbaru maupun luar provinsi, produk UMKM Pekanbaru berpeluang untuk ikut dipromosikan," kata Hari.
Baca: Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Pelatihan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemampuan membuat produk. Pelaku UMKM juga didorong memperkuat pemasaran, melakukan inovasi kemasan, melengkapi legalitas, menjaga konsistensi produksi, serta memperluas jejaring usaha.
Dengan langkah tersebut, UMKM di Kota Pekanbaru diharapkan semakin mampu menangkap peluang pasar, meningkatkan daya saing produk, dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat.
