Hampir Satu Juta PNS dan TNI-Polri Belum Miliki Rumah Sendiri

Alwira Fanzary
Jumat, 9 November 2018 16:22:14
Pembangunan komplek perumahan (Ilustrasi)


KANALSUMATERA.com - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa saat ini, masih ada 900.000 Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri yang belum punya rumah.

"Maka itu, kami pemerintah mengupayakan akan membuat skema rumah sendiri dengan syarat sangat ringan. Di mana lokasi rumahnya di pusat kota," ujarnya di Jakarta, Kamis (8/11/2018). Seperti yang dimuat di Okezone.com.

Dia menuturkan, bahwa dari 900.000 ASN, TNI dan Polri, 275 prajurit TNI, dan 275 ribu anggota Polri yang belum memiliki rumah. Dan hunian vertikal seperti ini menjadi solusi untuk menyerapnya.

"Masih ada 900.000 ASN, TNI dan Polri yang belum mendapatkan rumah pribadi. Di mana ASN, TNI-POLRI ini belum punya skema khusus. Ini yang sedang disiapkan," tuturnya.


Sebelumnya, Pemerintah mempersiapkan skema agar Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan anggota Polri bisa memiliki dengan syarat yang sangat ringan.

"Pada rapat bulan April, sudah diajukan skema khusus, yaitu skema penyediaan rumah ASN, TNI, Polri dengan skema DP atau uang muka 0%, masa pinjaman bisa sampai 30 tahun, dan pembayaran cicilannya masa pinjamannya juga bisa sampai usia pensiun," kata Bambang.Ozo/KS



Lainnya
BSI Ekspansi Lapak Syariah ke Pasar Tradisional, Garap Pengusaha UMKM dan Pasar Digital
BSI Ekspansi Lapak Syariah ke Pasar Tradisional, Garap Pengusaha UMKM dan Pasar Digital
Menikmati Sate Maranggi, Bamsoet Dorong Kuliner Indones
Akhirnya RUPSLB Bank Riau Kepri Selesai, Berikut Nama-N
5 Jalan Tol Bakal Dilego ke Investor Asing Tahun ini
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Politik
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket