Syahrul Aidi: Pembelian Karet Oleh Negara Segera Realisasikan, Jangan Sampai Petani Di-PHP

Mawardi Tombang
Kamis, 16 April 2020 17:44:36

KANALSUMATERA.com - Anggota DPR RI Dapil Riau II, Syahrul Aidi Maazat meminta Kementrian untuk segera melakukan pembelian karet rakyat. Hal itu dimintanya, setelah pemerintah melalui Kementerian PUPR memutuskan untuk membeli karet rakyat senilai 100 milyar.

"Kita minta Kementrian PUPR sesegera mungkin untuk melaksanakan agenda pembelian karet rakyat tersebut. Dimana saat ini, wabah Covid-19 turut memperparah kondisi ekonomi petani karet di Kalimantan dan Sumatera. Ketika kebijakan itu segera dieksekusi maka resesi ekonomi pasca penanggulangan Covid-19 nantinya tidak terlalu berimbas kepada para petani" terang Syahrul Aidi saat dihubungi pada Kamis (16/4/2020).

Langkah awal yang dilakukan yaitu menunjuk siapa perpanjangan tangan Kementrian PUPR untuk bertransaksi dengan masyarakat. Atas nama institusi apa dan bagaimana teknis pembeliannya. Apakah itu melalui BUMD/BUMN atau pihak ketiga.

"Kemudian spesifikasi karetnya juga agar diperjelas, agar petani bisa mempersiapkan spesifikasi produknya nanti.

Syahrul Aidi juga berharap agar kebijakan ini sampai masyarakat di-PHP-kan. Karena saat ini petani karet menjerit baik karena industri karet yang makin tak jelas atau karena wabah Covid sehingga memperburuk keadaan. ***



Terkait
Rapat dengan Menteri Ekraf, Hendry Munief Soroti Dampak Nyata 76 MoU  Bagi Pelaku Kreatif
Rapat dengan Menteri Ekraf, Hendry Munief Soroti Dampak Nyata 76 MoU  Bagi Pelaku Kreatif
Adam Syafaat Desak PKS di Riau Naikkan Harga Sawit, Teg
Harga TBS Belum Stabil, Abdullah Minta Pengawasan Ketat
Hendry Munief Dorong BDI Medan Bentuk Lembaga Pendidika
Lainnya
Cuan PalmCo Makin Tinggi, Bukukan Laba Rp3, 48T atau Melonjak 84 Persen
Cuan PalmCo Makin Tinggi, Bukukan Laba Rp3, 48T atau Melonjak 84 Persen
Bupati Siak Terima Bantuan Bank BRI Untuk Penanganan Co
YLKI Tak Sepakat Kredit Kendaraan DP Nol Persen
Perusahaan Menantu Jokowi Garap Proyek KPR Pemerintah
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Politik
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar