Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir

Mawardi Tombang Amar
Rabu, 29 April 2026 14:38:25

KANALSUMATERA.com - Bangkinang – Krisis bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Bangkinang, Kabupaten Kampar, menyebabkan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU, Rabu (29/04/2026).

Kondisi ini berdampak pada kemacetannya lalu lintas yang cukup parah, terutama di ruas jalan utama sekitar lokasi SPBU.

Pantauan di lapangan menunjukkan ratusan kendaraan roda dua dan roda empat mengantri sejak pagi hari. Para pengendara rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan BBM, akibat terbatasnya pasokan dalam beberapa hari terakhir.

Salah seorang warga, Rull (29), mengaku harus mengantre lebih dari setengah jam bahkan ada yang Sampai satu jam lebih. “Sudah dari pagi antre, tapi belum tentu kebagian. Terkadang BBM sering habis sebelum giliran kami,” keluhnya.

Baca: Hendry Munief Dorong BDI Medan Bentuk Lembaga Pendidikan Vokasi untuk Wilayah Sumbagut

Kemacetan pun tidak terhindarkan, karena antrean kendaraan meluber hingga ke badan jalan, terutama di jalan M. Yamin, SH Bangkinang Kota.

Panjangnya antrian BBM ini sangat mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat sekitar, apa lagi hari ini yang merupakan hari pasarnya masyarakat Bangkinang dan sekitarnya, Menyebabkan kemacetan lebih panjang dari pada kemacetan di hari-hari biasanya.

Petugas kepolisian tampak turun ke lokasi untuk mengatur lalu lintas agar kemacetan tidak semakin parah. Namun, panjangnya antrean membuat kondisi tetap sulit dikendalikan.

Sejumlah warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengatasi kelangkaan BBM ini agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti krisis BBM di wilayah tersebut.

Lainnya
Harga Pinang di Riau Turun Pekan Ini, Cuma Rp6.140 per Kg
Harga Pinang di Riau Turun Pekan Ini, Cuma Rp6.140 per Kg
Berita Foto: Ma'ruf Amin Meresmikan Berkunjung Sekaligu
Inflasi Sumut Makin Tinggi, Bank Indonesia Minta Pemeri
Tiket Pesawat Naik, Omzet UKM Oleh-Oleh Pariaman Turun
Daerah
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Dari Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Sudah
Kababinkum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma'ruf Kunjunga
Nasional
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Hutama Karya Segera Konstruksi Tol Jambi–Rengat, Hubu
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Keca
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Olahraga
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-6
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M