Sedotan Bambu Asal Sumut di Ekspor Ke Berbagai Negara, Kini Jepang Pesan 15 Ribu PC

Mawardi Tombang
Rabu, 28 Agustus 2019 11:56:19
Marketing YEL (Yayasan Ekosistem Lestari), Arif Hasibuan menunjukkan sedotan bambu di Kantor YEL Jalan KH Wahid Hasyim Medan

MEDAN kanalsumatra.com - Sebagai upaya mengurangi sampah plastik berupa sedotan, dibuatlah penggantinya yang dapat digunakan berkali-kali.
Bahan yang dipilih adalah menggunakan bambu sebab bambu merupakan bahan produksi alami, dan dapat digunakan berkali-kali serta dapat disimpan. Sedotan bambu juga ramah lingkungan karena mudah terurai.

Marketing YEL (Yayasan Ekosistem Lestari), Arif Hasibuan mengatakan pihaknya telah mengembangkan produksi sedotan bambu.
Diakuinya sedotan bambu ini sebagai upaya mengurangi penggunaan sedotan berbahan plastik.

"Awalnya produksi sedotan ini akhir tahun lalu kita mulai menjajaki sedotan bambu, info sedotan bambu ini, kita dapatkan dari teman-teman yang ada di Bali. Kita dibawah naungan YEL sudah banyak berkecimpung di dunia bambu, ada juga jembatan bambu juga di Haven, jadi saya inisiatif sama teman disini inisiatif buat sedotan bambu," ucap Arif, di Kantor Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Senin (26/8/2019).

Arif menjelaskan dalam hal produksi sedotan bambu ini, pihaknya telah memiliki pohon bambu cina dan pohon tersebut telah dimanfaatkan sebagai bahan baku produksi sedotan bambu.
Dalam pembuatannya, YEL juga berkolaborasi dengan masyarakat di Pancur Batu dan Bukit Lawang.

Baca: Harga TBS Sawit Riau Periode 1–7 Juli 2026 Naik, Umur 9 Tahun Tembus Rp3.831,76/Kg

"Awalnya hanya lima pokok bambu cina yang kita gunakan untuk bahan baku sedotan karena permintaan banyak akhirnya kita kerjasama dengan masyarakat sekitar untuk menyediakan bambu cina dan membuat sedotan bambu. Produksi sedotan bambu ini di Pancur Batu dan Bukit Lawang. Di Pancur Batu, kita ada bambu workshop, tempat pengolahan bambu, dan di Bukit Lawang itu langsung masyarakat pengrajin bambu," ucapnya.

Ia mengaku diawal produksi sedotan bambu ini, butuh formula berkali-kali lalu ditemukan formula yang tepat.
Bambu yang akan dibuat sedotan ini, terlebih dahulu dibentuk lalu diawetkan dengan menggunakan garam, agar tidak ada rayap.


Terkait
Harga TBS Pelalawan Naik, Petani Mulai Tersenyum Usai Pengawasan Ketat Bupati Zukri
Harga TBS Pelalawan Naik, Petani Mulai Tersenyum Usai Pengawasan Ketat Bupati Zukri
Bupati Zukri Tegas: Panggil Pemilik Pabrik Tegaskan Har
Anggota Komisi VII DPR Hendry Munief Sambut Baik Diskon
Wilmar Group Buka Lowongan 8 Posisi di Sumatera dan Kal
Lainnya
Menuju UMKM Go Digital, Ini Upaya yang Dilakukan Pemprov Riau
Menuju UMKM Go Digital, Ini Upaya yang Dilakukan Pemprov Riau
Besok Markplus Pekanbaru Diluncurkan, Hermawan Kartajay
Pemko Batam Vaksin 1.300 Karyawan Nagoya Hill Shopping
Live Music Dipenerbangan Garuda Indonesia, Amankah?
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Daerah
29 Pembuang Sampah Sembarangan Ditindak, DLHK Pekanbaru Kantongi Denda Rp11,9 Juta
29 Pembuang Sampah Sembarangan Ditindak, DLHK Pekanbaru Kantongi Denda Rp11,9 Juta
Bantuan Beras Diperluas untuk 3.034 KPM, Bupati Ahmad Y
Diduga Ada Pungli di MAN 1 Pekanbaru, AMPHR Desak Kemen