Larangan CPO Indonesia, Uni Eropa: Bisa Direvisi

Alwira Fanzary
Kamis, 21 Maret 2019 13:25:51
Pabrik kelapa sawit

KANALSUMATERA.com - Kebijakan Uni Eropa (UE) yang melarang produk kelapa sawit (Crued Palm Oil/CPO) sesungguhnya demi keberlanjutan. Sehingga respon Indonesia untuk memboikot produk UE akan merugikan seluruh pihak.


Hal itu disampaikan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Vincent Guerend dalam acara brifieng di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta, Rabu (20/3)

"Jika kita mampu menemukan solusi yang saling untung untuk keberlanjutan, ini (menutup impor UE) akan membuat kita sama-sama rugi," kata dia.


Sebelumnya, kebijakan Red II telah diajukan Komisi Eropa kepada Parlemen UE pada 13 Maret 2019 lalu. Parlemen Eropa masih memiliki waktu untuk meninjau rancangan tersebut dalam waktu sekitar dua bulan sejak diterbitkan.

Baca: Rapat dengan Menteri Ekraf, Hendry Munief Soroti Dampak Nyata 76 MoU  Bagi Pelaku Kreatif

"Pemerintah Indonesia ingin minyak kelapa sawit berkelanjutan dan kami menyambut itu melalui moratorium, peremajaan, dan revisi sertifikasi internasional minyak sawit berkelanjutan (ISPO)," lanjut Guerend

Bahkan kata dia, RED II bisa direvisi kembali jika memang ada perubahan lebih baik terhadap CPO.

"Jadi, sistemnya dinamis, akan berubah lagi pada 2021-2023," ujarnya.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution khawatir kebijakan Red II akan berdampak pada hubungan bilateral jangka panjang antara Indonesia dengan UE.

Baca: Adam Syafaat Desak PKS di Riau Naikkan Harga Sawit, Tegaskan Tak Ada Alasan Harga TBS Petani Rendah

"Waktu mendengar pendapat itu soal RED II. RED II itu belum apa-apa mereka bilang soybean Amerika low risk. Belom apa-apa kok udah bilang low risk. Itu buat kta sangat terang benderang. Ini langkah untuk dipersiapkan untuk meng-exclude CPO dari pasar Eropa. Kenapa? karena kalah bersaing produk mereka dari CPO," kata Darmin.

Ia menyebut tindakan proteksi parlemen UE terhadap produk CPO Indonesia sebagai bentuk diskriminasi.

"Tidak ada keraguan, ini diskriminasi. Ini alasan yang dibungkus dengan alasan ilmiah. 7,5 juta pekerja di sektor palm oil; 2,6 juta pekerja petani dan perkebunan rakyat; 12 juta pekerja tidak langsung; 4,3 juta petani," papar Darmin seperti yang dlansir dari Rmol.co.

Masih dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, Indonesia akan melawan jika parlemen menyetujui kebijakan RED II.

Baca: Harga TBS Belum Stabil, Abdullah Minta Pengawasan Ketat Perusahaan Sawit: Evaluasi Izin Jika Perlu!

"Kita nanti akan bawa ke WTO (World Trade Organization) tapi perlu diketahui kita nggak akan pernah goyang mengenai itu," tandas Luhut.

Saat ini, ASEAN telah menunda kemitraan strategis dengan UE. Selain itu, Indonesia juga tengah mengkaji hubungan bilateral dengan negara yang mendukung tindakan diskriminatif yang diajukan Komisi Eropa. Kso

Terkait
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Hendry Munief Dorong BDI Medan Bentuk Lembaga Pendidika
Lainnya
Yuyun Gelar Diklat UMKM dan Bumdes Naik Kelas, Gandeng Agung Toyota
Yuyun Gelar Diklat UMKM dan Bumdes Naik Kelas, Gandeng Agung Toyota
IndiHome Beri Kompensasi Pelanggan di Sumatera yang Ter
ATM BRI Banyak Ditarik di Pekanbaru, Kenapa?
BP2RD Kepri Siapkan Pergub Pajak Mobil Mewah
Global
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Pendidikan
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 014 Batu Belah 2026
Pelepasan dan Perpisahan Siswa Siswi Kelas VI UPT SDN 014 Batu Belah 2026
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi I
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini