Menjaga Stabilitas Rupiah Jadi Tantangan Utama Pemerintah di Tahun 2019

Islami
Rabu, 2 Januari 2019 20:28:12
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menyatakan menjaga nilai tukar rupiah menjadi salah satu tantangan pemerintah 2019. KEIN menyampaikan hal ini karena Indonesia masih menjadi negara importir migas.

Wakil Ketua KEIN, Arif Budimanta menilai menjaga nilai tukar rupiah di tahun depan menjadi tantangan besar. Menurutnya neraca Indonesia masih tertekan karena jumlah transaksi migas, meskipun harganya relatif turun.

"Tantangan utama kita di tahun 2019 itu jaga stabilisasi nilai rupiah. Kan kita net importer (migas), nah kan itu akan tekan terus neraca kita," ungkap Arif di Gedung KEIN diJakarta seperti dilansir dari detikcom, Rabu (2/1/2019).

Arif menilai harga minyak tidak terlalu menjadi masalah karena menurutnya harga minyak diproyeksikan tidak naik terlalu besar.

Baca: Rupiah Melemah Tajam, KAMMI Pekanbaru Desak Pemerintah dan BI Bertindak Nyata

"Forecast consesus yang banyak dibuat para analisis itu kan bilang kalau harga minyak tidak terlalu banyak bergerak lagi. Di 2019 paling 5-10% pergerakannya," papar Arif.

Arif menambahkan sumber devisa negara harus bisa dimaksimalkan agar bisa menyeimbangkan neraca dagang. Dengan begitu, dapat membantu kestabilan nilai tukar rupiah.

"Maka kemudian, sumber devisa harus terus digerakkan, hal ini bisa bikin neraca bagus. Sehingga nilai tukar kita pun bisa bertahan," ungkap Arif. iin



Terkait
Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!
Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Soal Defisit APBN 2025, Menkeu Purbaya: Bisa Nol, Tapi
Lubang Fiskal 2025 dan Proyeksi 2026
Lainnya
Hendry Munief Ingatkan 17 Ormas BMIWI Riau Bangun Bisnis Berkelanjutan, Hindari Cara Instan
Hendry Munief Ingatkan 17 Ormas BMIWI Riau Bangun Bisnis Berkelanjutan, Hindari Cara Instan
Di Masa Pandemi Suzuki Optimalkan Layanan Online, Bahka
APP Dukung Pasar Kodim Disulap Jadi Malioboro-nya Pekan
Kemenhub Sedang Susun Aturan Baru Tarif Pesawat
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Nasional
Prabowo Peringatkan Negara Penghina Indonesia, Siap Bongkar Perusahaan Terkait Karhutla
Prabowo Peringatkan Negara Penghina Indonesia, Siap Bongkar Perusahaan Terkait Karhutla
Kemenag Tegaskan Etika Dakwah Usai Ceramah Habib Alwi A
Wagub Sumbar Desak Usut Penanaman Sawit di Bekas Karhut
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pendidikan
Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481 Juta untuk 196 Santri
Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481 Juta untuk 196 Santri
Pimpin Apel Hari Santri Nasional 2026, Wabup Kampar Tek
Kapolda NTB Tekankan Disiplin Pelajar, Jauhi Narkoba hi
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab