Menuju Energi Mandiri, Indonesia Jajaki Teknologi Nuklir dari Tiga Negara Ini untuk Kembangkan PLTN

Mawardi Tombang
Minggu, 14 Desember 2025 14:59:01

KANALSUMATERA.com - JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memasukkan Rusia, Korea Selatan (Korsel), dan Kanada ke dalam radar calon mitra pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Indonesia. Wakil Menteri (Wamen) ESDM Yuliot Tanjung menyatakan pemerintah bergerak paralel antara penyiapan regulasi dan penjajakan teknologi agar proyek PLTN berjalan kompetitif dan efisien.


Yuliot menyampaikan pemerintah tengah merampungkan payung regulasi sebelum menentukan mitra strategis. Proses ini menjadi bagian dari langkah geopolitik energi Indonesia untuk memperluas pilihan teknologi sekaligus menjaga kepentingan nasional di tengah dinamika global sektor nuklir.

Menuju PLTN, Indonesia Disebut Belajar dari Rusia–AS–China Janji Putin ke Prabowo Soal Energi Nuklir dan Target RI Bangun PLTN Terima Kunjungan Prabowo, Putin Tegaskan Rusia Siap Bantu Pengembangan PLTN di RI
“Untuk PLTN, kita sedang menyelesaikan regulasinya. Rancangan Keputusan Presiden sudah selesai harmonisasi dan dalam proses pengundangan,” ujar Wamen ESDM di Jakarta, dikutip Sabtu (13/12/2025).

Setelah pengundangan, pemerintah akan menyampaikan dokumen kepada Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) untuk memperoleh persetujuan *National Nuclear Energy Program Implementing Organization (NEPIO). Tahap ini menjadi prasyarat sebelum Indonesia memilih mitra pembangunan PLTN.

Baca: Hendry Munief Soroti Minimnya UMKM Bersertifikat SNI, Pemerintah Diminta Perkuat Pendampingan

Warga di Pekanbaru, Papiloma Kering kalau Buang Parasit di Rumah!
Sakit Lutut & Sendi akan Hilang jika Anda Lakukan Ini Tiap Pagi
Satu Gelas sebelum Tidur, Turun 16 Kg dalam 2 Minggu!
Yuliot menyebut tawaran kerja sama datang dari sejumlah negara. Kunjungan Presiden ke Rusia turut membuka opsi kolaborasi, diikuti ketertarikan dari Korsel dan Kanada yang telah menghubungi pemerintah Indonesia dengan berbagai proposal teknologi.

“Dari kunjungan Presiden kemarin, salah satunya Rusia yang menawarkan. Ada vendor teknologi, Korea juga sudah menghubungi, Kanada juga sudah menghubungi,” kata Yuliot.

Pemerintah akan menilai setiap penawaran dari sisi teknologi dan keekonomian. Pilihan mencakup reaktor modular kecil dengan kapasitas sekitar 250 megawatt hingga PLTN skala besar yang mampu menghasilkan daya hingga 1,4 gigawatt. Pertimbangan utama mencakup besaran investasi, efisiensi, dan keluaran listrik yang dihasilkan.

Indonesia menargetkan PLTN dapat menghadirkan harga pokok produksi listrik yang lebih bersaing bagi PLN. Seleksi mitra akan diarahkan pada kombinasi teknologi dan skema investasi yang memberi nilai tambah jangka panjang sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta geopolitik energi global.



Terkait
Poktan Kesepakatan Bersama Tegaskan Legalitas Pengelolaan Lahan Eks Ationg, Bantah Isu Penolakan
Poktan Kesepakatan Bersama Tegaskan Legalitas Pengelolaan Lahan Eks Ationg, Bantah Isu Penolakan
Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Ka
Pemerintah Singapura Lirik Riau dalam Pengembangan Kawa
BSI Ekspansi Lapak Syariah ke Pasar Tradisional, Garap
Lainnya
Sensus Ekonomi 2026 Masih Berlangsung, BPS Minta Warga Tak Menolak Petugas
Sensus Ekonomi 2026 Masih Berlangsung, BPS Minta Warga Tak Menolak Petugas
KKP Perkuat SDM Koperasi Nelayan Merah Putih, Fokus Tin
Ini Info Terbaru Harga Karet di Riau Sepekan ke Depan
900 Lowongan Kerja Dibuka Disnaker Batam
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Politik
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung Prabowo
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung Prabowo
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
NasDem Usul Parliamentary Threshold 7 Persen, Berlaku N
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat