Aturan Registrasi, Kesatuan Pedagang Pulsa Mengaku Rugi Rp500 M

Alwira Fanzary
Senin, 25 Februari 2019 18:34:52
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Kesatuan Niaga Celluer Indonesia (KNCI) menaksir kerugian yang dialami oleh para pedagang pulsa akibat kewajiban registrasi kartu SIM mencapai Rp500 miliar. Ketua KNCI Azni Tubas menjelaskan kalkulasi itu didapat berdasarkan jumlah outlet pulsa di seluruh Indonesia, harga rata-rata kartu perdana, dan jumlah kartu perdana yang hangus.

"Jumlah outlet di Indonesia berdasarkan data operator, ada 300 ribu-an outlet. Angka minimal kartu perdana yang mati tidak terjual anggap sekitar 50 buah dikali 300 ribu outlet, dikali harga rata-rata kartu perdana Rp35 ribu," jelas Azni kepada CNNIndonesia.com, Senin (25/2).

Mengacu pada ketiga faktor tersebut, para pedagang pulsa seharusnya mengalami kerugian sekitar Rp525 miliar. Kerugian tersebut dialami para pedagang pulsa saat kartu perdana mereka hangus pada tanggal 21 Februari sampai 23 Februari 2019.

Azni menjelaskan sebelumnya kartu perdana tersebut masih aktif sesuai dengan masa aktif. Akan tetapi dinyatakan terblokir karena belum diregistrasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).

Baca: BI Bali Perluas Pasar UMKM Wastra dan Kerajinan Lewat KKI

"Terblokir artinya tidak bisa lakukan voice, internet, sms. Dan tidak bisa menerima voice dan call , serta internet. Akan tetapi tetap aktif sesuai masa aktif kartu, tetap bisa isi pulsa," ujar Azni.

Ia sendiri mengaku tidak mengetahui alasan mengapa nomor yang belum diregistrasi dan terjual bisa hangus. Saat nomor perdana coba dimasukkan ke dalam ponsel, tidak ada indikator sinyal masuk.

Sementara jika kartu perdana dicoba mendaftarkan menggunakan NIK dan nomor KK, sinyal tetap tidak muncul di ponsel.

"Kalau periode itu yang keadaan terblokir itu tiba-tiba hilang sinyalnya sama sekali. Yang kami anggap hangus. Itu saya tidak saya kenapa bisa hangus," kata Azni.

Baca: Perpres Timah Mendesak Terbit, PT Timah Disiapkan Beli Timah Masyarakat Belitung

Dalam surat terbuka KNCI kepada Komisioner Badan Regulasi dan Telekomunikasi Indonesia (BRTI) yang diterima CNNIndonesia.com, penghangusan kartu SIM ini membuat pedagang pulsa selaku UMKM menderita.

"Kerugian dan kehancuran usaha kami sebagai akibat peraturan yang bapak-bapak Komisioner BRTI buat bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika sepertinya tidak menjadi perhatian... Kalaulah Anda semua tidak mampu membuat kebijakan dan peraturan yang menguntungkan semua pihak, maka seharusnya Adna jangan membuat peraturan yang menghancurkan (walaupun hanya satu pihak)," tulis Azni dalam surat tersebut. Kso



Terkait
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi Motor Utama Pertumbuhan Triwulan II 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi Motor Utama Pertumbuhan Triwulan II 2026
Hendry Munief Ingatkan 17 Ormas BMIWI Riau Bangun Bisni
Bos Baru BGN Sidak Dapur MBG Dini Hari, Pastikan Kualit
Pakar Kelautan Soroti Minimnya Ikan Laut dalam Menu MBG
Lainnya
Hendry Munief Dorong Pemerataan Desa Wisata, Naikkan Status dari Rintisan ke Mandiri
Hendry Munief Dorong Pemerataan Desa Wisata, Naikkan Status dari Rintisan ke Mandiri
Sekda Siak: Apresiasi Baznas Tingkatkan Zakat Masa Pand
Jabar-Korea Selatan Kerja Sama Dirikan Sekolah Kopi
Pemerintah Jokowi Targetkan Harga Karet Capai Rp9.000 P
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Politik
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung