Angkasa Pura II Klaim Bandara SIM Aceh Merugi Rp 42 M Tahun 2018

Amar
Jumat, 15 Maret 2019 19:11:03
Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh

KANALSUMATERA.com - Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang mengalami kerugian sebesar Rp 42 miliar pada tahun 2018. Angka ini jauh meningkat bila dibandingkan dengan 2017 lalu.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II, Yos Suwagiyono membenarkan kerugian yang dialami bandara SIM pada 2018 mencapai Rp 42 miliar, sedangkan pada 2017 hanya merugi sebesar Rp 38 miliar.

"Iya (mengalami kerugian) di SIM, tahun 2017 sebesar Rp 38 miliar dan 2018 42 miliar," Yos Suwagiyono saat dikonfimasi AJNN, Jumat (15/3).

Namun, kata Yos, untuk 2019 pihaknya belum melakukan perhitungan lantaran baru berjalan beberapa bulan. Kemudian, kerugian tersebut terjadi karena dinilai pendapatan yang diterima tidak sesuai dengan pengeluaran operasional yang dikeluarkan.

Baca: BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ada JIS dan Cikal

Menurut Yos seperti dimuat ajnn.net, tingkat inflasi dan Upah Minumum Provinsi (UMP) yang sudah naik serta berbagai hal lainnya sehingga diperlukan penyesuaian.

"Pendapatan berapa, pengeluaran operasionalnya berapa, kan gitu. Inflasi sudah naik, penyesuaian UMP segala macam sudah naik pasti," tuturnya.

Yos juga menuturkan bahwa persoalan itu juga dipengaruhi tingkat pengunjung yang semakin menurun dalam kurun waktu belakangan ini.

"Iya karena kurang pengunjung, karena trafficnya masih sedikit. Traficknya 1.270 kemarin," ujarnya.

Baca: Kanada Balas Tarif AS 50 Persen, Mark Carney Siapkan Perlawanan Dolar demi Dolar

Menurut Yos, kedepan perlu dilalukan pemasaran yang lebih efektif, sehingga para wisatawan mau berkunjung ke Aceh melalui bandara SIM. Bagaimana mamasarkan pariwisata Aceh dan potensi ekonomi Aceh sendiri.

"Makanya saya sudah bilang kemaren itu, saya lebih banyak bekerja sama Pemda, supaya bareng-bareng kita masarin daerah Aceh yang kaya ini, gitu," tandasnya.

Hal senada juga pernah diutarakan Yos pada 25 Februari lalu saat menghadiri pertemuan bersama Dinas Pariwisata Aceh. Kata dia, penumpang dari Bandara SIM turun hingga 15 sampai 20 persen. Salah satu penyebabnya karena harga tiket yang melambung tinggi beberapa bulan lalu.

Disisi lain, pada periode Januari-Maret setiap tahunnya memang selalu terjadi penurunan penumpang, hal itu juga disebabkan karena belum berjalannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), maupun belanja daerah, sehingga peredaran uang masih terbatas.

Baca: Sensus Ekonomi 2026 Masih Berlangsung, BPS Minta Warga Tak Menolak Petugas

"Sebenarnya antara Januari-Maret setiap tahunnya memang selalu turun, tapi dengan peningkatan harga tiket ini menjadi lebih turun lagi," ungkap Yos Suwagiyono kepada wartawan.

Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh pada awal Maret 2019, tercatat penumpang domestik yang berangkat dari bandara SIM pada Januari 2019 hanya 26.405 orang. Jumlah ini mengalami penurunan 16,45 persen dari data Desember 2018, dan turun sebesar 35,87 persen dibandingkan Januari 2018.

"Untuk jumlah penumpang domestik yang datang pada Januari 2019 sebanyak 25.052 orang, juga mengalami penurunan sebesar 20,70 persen dibandingkan Desember 2018, serta penurunan hingga 34,89 persen dari Januari 2018," kata Lepala BPS Aceh Wahyudin kepada wartawan di Banda Aceh, Jumat (1/3/) lalu.ks



Terkait
Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Berbenah Demi Kembalikan Marwah Riau
Syamsuar Minta Direktur Baru BSP Berani Berbenah Demi Kembalikan Marwah Riau
Enam Kios Pangan Murah Hadir di Pekanbaru, Pemko Perkua
Harga TBS Sawit Riau Periode 1–7 Juli 2026 Naik, Umur
Anggota Komisi VII DPR Hendry Munief Sambut Baik Diskon
Lainnya
Sekda Minta BPR Pekanbaru Kejar Piutang yang Belum Tertagih Sebesar Rp2,3 Miliar
Sekda Minta BPR Pekanbaru Kejar Piutang yang Belum Tertagih Sebesar Rp2,3 Miliar
Fadila Saputra: Kebijakan Pemko Pekanbaru Menata Pedaga
Penumpang Sriwijaya Group Kini Bisa Internetan di Pesaw
Janji Pemerintah Untuk Swasembada Kedelai Makin Tak Jel
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pendidikan
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Kwarda Riau Buka Kursus Pelatih Pramuka Mahir Dasar, Di
Hukum
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi