Hendry Munief: Tenun Songket Bisa Menjadi Ikon Promosi Budaya Nusantara di Pasar Global

Mawardi Tombang
Kamis, 4 Desember 2025 08:25:34
Hendry Munief

KANALSUMATERA.com - Palembang - Industri kerajinan tenun songket merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang memiliki nilai seni dan ekonomi yang tinggi. Harusnya tenun songket bisa jadi diplomasi ekonomi bidang budaya Indonesia di pasar global.

Hal itu disampaikan oleh Anggota DPR RI Hendry Munief MBA disela kunjungan kerja Komisi VII ke sentra Tenun Songket Tuan Kentang di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (3/12/2025).

"Tenun songket adalah budaya masyarakat Indonesia secara umum. Tergolong dalam Industri kreatif. Hampir seluruh Indonesia memiliki warisan budaya ini. Maka saya rasa ini konsep yang tepat untuk kita jual di pasar global. Tinggal bagaimana skema promosinya yang perlu kita susun," kata Hendry Munief.

Menjadikan budaya suatu negara menjadi Ikon diplomasi ekonomi di pasar global telah terbukti dilakukan oleh beberapa negara seperti Korsel, India, Jepang dan lainnya. Maka bukan tidak mungkin langkah ini kita ambil dan tiru.

Baca: Produk Unggulan Kampar Unjuk Gigi di APKASI Otonomi Expo 2026, Bidik Pasar Nasional

"Hal ini selaras dengan peta jalan jangka panjang pemerintah, yaitu Visi Indonesia Emas 2045, yang diatur dalam Undang–Undang No. 59 Tahun 2024 tentang RPJPN 2025-2045." tegas Hendry Munief yang merupakan ketua Forum Bisnis (Forbis) Riau ini.

Selaku perwakilan masyarakat Riau di Senayan mengatakan bahwa hasil kerajinan songket dan sejenisnya di Riau sangat banyak. Saat ini terus berkembang baik variasi dan model desain maupun pasar yang terus terbuka.

"Tenun songket khususnya dari Riau sangat terkenal, ada pucuk rebung, awan larat, lebah bergayut, siku keluang, dan sebagainya. Desain kreatifnya terus berkembang. Semakin banyak pelaku usaha menjadikan Industri tenun ini sebagai usaha mereka. Maka kita berharap pasar terus terbuka baik secara nasional atau pun global." harapnya.

Memang dia akui, ada tantangan dalam pengembangan produk songket ini. Dan kendala itu pun lumrah di produk lainnya. Seperti hadirnya songket printing, regenerasi penenun, akses pembiayaan, produk tiruan dan lainnya.

Baca: Bupati Ahmad Yuzar Dorong UMKM Kampar Mandiri Lewat Pelatihan dan Zakat Produktif

"Ada tantangan ini yang bisa kita cari kan solusi, ada juga yang tak bisa kita elakkan. Tapi kualitas tidak akan bisa dibohongi. Pasar akan menyesuaikan dengan hasil dan kreatifitas. Apapun persoalannya pasti ada solusinya." harapnya.

Tenun Songket sebagai bagian dari Ekonomi Kreatif dan UMKM memposisikannya sebagai pemain kunci dalam dua agenda transformasi utama Visi Indonesia 2045.

"Ada Transformasi Ekonomi yaitu mendorong produktivitas melalui penguatan sektor ekonomi produktif, termasuk industri kreatif dan UMKM. Kemudian ada Transformasi Sosial dimana meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan menciptakan masyarakat yang sejahtera, adil, serta kohesif." tegasnya.

Dukungan terhadap sektor ini juga merupakan bagian dari strategi mencapai target pertumbuhan jangka menengah pemerintah sebesar 8% yang dicita-citakan Presiden Prabowo Subianto, dengan mengoptimalkan
potensi lokal dan program hilirisasi. ***



Terkait
Hendry Munief Soroti UMKM Bersertifikat SNI Rendah, Pemerintah Diminta Perkuat Pendampingan
Hendry Munief Soroti UMKM Bersertifikat SNI Rendah, Pemerintah Diminta Perkuat Pendampingan
Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Sambangi Kampar, Pekan
Nobar Piala Dunia 2026 di Taman Kota Bangkinang, Pemkab
Peringati Hari Tani Nasional, DPD PKS Pekanbaru Launchi
Lainnya
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dorong Promosi UMKM dan Budaya Nusantara
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dorong Promosi UMKM dan Budaya Nusantara
Kendaraan Listrik NETA V Hadir di BCA Expoversary 2024,
Bank BUMN Kewalahan Biayai Pembangunan Jalan Tol
Dongkrak Harga Sawit, Pemkab Muba Akan Terapkan VSA
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Nasional
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan Ikon Jakarta Dipadamkan
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan Ikon Jakarta Dipadamkan
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Peringatan Keamanan Arab Saudi Meningkat, Begini Kondis