Tarif Trump dan IEU-CEPA, Arah Baru Ekonomi Global Indonesia

Mawardi Tombang
Rabu, 16 Juli 2025 15:04:46

Hari Selasa, 15 Juli 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan dagang hasil pembicaraan dengan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. Secara resmi Presiden Trump menyampaikan bahwa tarif yang dikenakan terhadap produk Indonesia hanya sebesar 19%. sebagai trade off, Indonesia akan menambah beberapa komoditas impor untuk mengurangi defisit neraca dagang Amerika, terutama untuk komoditas-komoditas unggulan dari Amerika, termasuk kedelai, kapas, minyak mentah, tanpa mengganggu ekonomi domestik.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, pada Hari Sabtu, 12 Juli 2025, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, juga menyampaikan bahwa ratifikasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) juga akan ditandatangani pada kuartal III tahun 2025 ini di Jakarta. Perkembangan ini menjadi progress yang cukup positif setelah hampir hampir satu dekade pembahasan. IEU-CEPA ini potensial mengarah menjadi hubungan dagang yang bersifat mutualistik dengan free trade agreement, sekaligus membuka pasar perdagangan dan potensi investasi masa depan.

Apindo mengidentifikasi, bahwa komoditas-komoditas unggulan dengan tujuan ekspor ke Amerika dan Uni Eropa adalah sektor manufaktur yang padat karya. Paling tidak ada 4 (empat) sektor yang mempunyai dampak signifikan dengan perkembangan kebijakan ini. Pertama tekstil dan produk tekstil (TPT). Dimana pasar ekspor ke Amerika sangat besar dan mempunyai rasio sekitar 61%. Kedua adalah alas laki dan furniture, yang sensitif terhadap tarif karena sangat kompetitif. Ketiga, mainan anak dan barang rumah tangga, yang rentan terhadap substitution effect dari negara lain. Keeempat adalah sektor makanan, produk kulit dan barang kerajinan, yang juga mempunyai eksposur tinggi terhadap pasar Amerika.

Penurunan Tarif Trump dan diversifikasi pasar di Uni Eropa menjadi angin segar untuk sektor-sektor padat karya ini. walaupun selanjutnya, ada beberapa tantangan yang perlu dimitigasi dengan baik oleh pemerintah dan dunia usaha, agar kerangka perlindungan industri nasional dan ekonomi domestik tetap terjaga.

Baca: Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed

Paling tidak ada 3 (tiga) hal yang selanjutnya dimitigasi dengan baik oleh pemerintah:
Pertama, perlindungan pasar domestik.
termasuk dengan penguatan trade remedies, anti dumping, safeguards, countervailing duties, terhadap potensi masuknya masuknya barang-barang pengganti dari China, Vietnam, BRICS, dll.
Kedua, terus mendorong resformasi struktural dan biaya berusaha.
low cost economy perlu terus didorong dengan regulatory streamlining sektor logistik dan energi, insentif fiskal seperti relaksasi PPN bahan baku, serta pembiayaan murah untuk sektor-sektor strategis.
Ketiga, penguatan rantai pasok industri dalam negeri.
Pemerintah perlu mendorong substitusi impor dan penguatan sektor hulu nasional, termasuk untuk komoditas logam, kimia dan pertanian.

Apindo melihat bahwa dinamika negosiasi dengan Amerika maupun Uni Eropa, bukan sekedar tentang ekonomi dan tarif, tetapi menjadi bagian geopolitik global yang harus disikapi dengan kehati-hatian yang tinggi. Jalur negosiasi diplomatik harus terus didorong, dengan mengedepankan prinsip-prinsip stability, adaptability dan competitiveness, untuk menjaga keberlanjutan ekonomi dan industri nasional di tengah situasi global yang semakin proteksionis dan tidak pasti. Kesepakatan tarif Trump dan IEU-CEPA ini menjadi arah baru ekonomi global Indonesia.

Jakarta, 16 Juli 2025
Ajib Hamdani
Analis Kebijakan Ekonomi Apindo



Lainnya
Catet.. Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link Dikenakan Tarif: Ini Alasannya
Catet.. Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link Dikenakan Tarif: Ini Alasannya
Harga TBS Kelapa Sawit Riau Mengalami Penurunan Untuk P
Walikota Pekanbaru Resmikan Rumah Pangan Madani (RPM) y
Tren Positif, Rupiah Menguat ke Rp 13.900 Terhadap Dola
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pendidikan
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Kwarda Riau Buka Kursus Pelatih Pramuka Mahir Dasar, Di
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind