Terobosan, Koperasi Syariah di Meranti Riau Layani Jual beli Pertanian Sampai Bahan Bangunan
KANALSUMATERA.com - Koperasi yang sifatnya Syariah satu-satunya akan berdiri perdana di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Koperasi Syariah yang di gagas pendiriannya oleh Muhrizal SE itu bergerak diberbagai sektor diantaranya, simpan pinjam uang , kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) bahan material bangunan, pertanian, ekspor dan impor dan banyak lagi.
Perekonomian Syariah memiliki peluang yang sangat besar di Kabupaten Kepulauan Meranti selain mayoritas penduduknya beragama Islam dengan akan berdirinya koperasi syariah di Kabupaten termuda itu tentu akan membantu berkembangnya ekonomi syariah serta uklim investasi yang sehat.
Ketua lembaga peduli usaha kecil menengah (LPUKM) Muhrizal SE yang juga penggagas berdiri koperasi Syariah Meranti dengan berdirinya koperasi Syariah bisa membantu masyarakat terutama pada pelaku usaha menengah kecil (UKM) dan industri rumah tangga
Baca: LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
"Peluang ini akan dibuka selebar-lebarnya bagi pelaku usaha dan masyarakat yang ingin berinvestasi serta menanamkan modalnya kepada koperasi syariah ini hingga bisa menguntungkan," jelasnya.
Kemudian kata Muhrizal SE lagi, jika para UKM atau masyarakat lakukan simpan pinjam kepada koperasi yang berasaskan syariat Islam.
"Kalau dari sisi pinjam uang tunai sistimnya tidak memakai jaminan namun kita akan lakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap masyarakat tersebut, tim kami mendatangi kediaman masyarakat itu sendiri untuk layaknya atau tidak," terang Muhrizal kepada wartawan RiauGreen. Selasa (21/1/2020).
Lebih jauh dikatakannya, pihaknya juga siap mengespor bahkan impor seperti mie sagu, kopra, kopi dan lain-lain pasalnya, hal itu mempunyai surat jalan dan perizinan.
Baca: Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1 2026 Tetap Tinggi
"Kita juga menyediakan sembako khususnya untuk anggota kita proritaskan, mengapa harus anggota, karena berdasarkan ADRT Koperasi tersebut, jadi keuntungan dari penjualan dikembalikan kepada anggota, selama ini kan kalau kita belanja kebutuhan dapur misalnya membeli beras habis gitu saja," ucapnya lagi.
Selain dari itu ia melayani jasa-jasa perbengkelan untuk sama seperti belanja sembako, simpan pinjam, ekspor impor dan bahan material bangunan.
"Saya berharap dengan berdirinya koperasi ini bisa menjadi alat kesejahteraan dan tentunya mohon dukungan masyarakat, pemda, pelaku-pelaku usaha serta instansi terkait," tutupnya.rg/ks
