Saham Krakatau Steel Anjlok Setelah Direkturnya Ditangkap Tangan KPK

Amar
Senin, 25 Maret 2019 12:07:39
Perusahaan besar industri besi milik negara yang dikelola BUMN PT Krakatau Steel

Kanalsumatera.com - Merespon perbuatan curang dan rasuah yang diduga dilakukan jajaran pimpinan perusaahannya, Saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pagi ini dibuka di zona merah. Pelaku pasar seakan merespon negatif atas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap salah satu direksi.

Hingga pukul 10.01 waktu JATS, saham KRAS sudah anjlok 2,48% atau 12 point ke posisi Rp 472 per lembar saham. Saham KRAS juga sempat menyentuh level Rp 466.

Di level itu saham KRAS sudah ditransaksikan sebanyak 10,04 juta lembar dengan nilai Rp 4,69 miliar. Transaksi itu dilakukan sebanyak 710 kali.

Baca: Hendry Munief Dorong BDI Medan Bentuk Lembaga Pendidikan Vokasi untuk Wilayah Sumbagut

Dari sisi fundamental saham KRAS memang tengah terpuruk. Pada kuartal III-2018 perusahaan masih mengalami kerugian sebesar US$ 37 juta.

Sekedar informasi Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Wisnu Kuncoro terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Untuk mengisi kekosongan, jabatan tersebut diisi oleh Plt yaitu Direktur Human Capital Rahmat Hidayat.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, pihaknya tengah berkonsultasi dengan Kementerian BUMN, khususnya Menteri BUMN Rini Soemarno untuk penggantian direktur.

"Saya masih berkonsultasi dengan deputi (Kementerian BUMN) dan juga ibu menteri kaitan dengan langkah selanjutnya dan juga kaitan dengan penggantian (direktur)," katanya dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Minggu (24/3/2019).dc/ks

Lainnya
Komitmen Perangi Narkoba, Pemkab Deli Serdang Canangkan Desa Pala sebagai Desa Bersih Narkoba
Komitmen Perangi Narkoba, Pemkab Deli Serdang Canangkan Desa Pala sebagai Desa Bersih Narkoba
Faisal Basri Ingatkan Pemerintah soal Utang dari Surat
Pemprov Babel Minta Pengusaha Tidak Lagi Ekspor Lada ke
BP2RD Kepri Siapkan Pergub Pajak Mobil Mewah
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie