Rupiah Tertekan, BI Perkuat Insentif Modal Asing dan Naikkan Bunga Deposit Jadi 5 Persen

Mawardi Tombang Amar
Rabu, 21 Oktober 2026 20:52:05
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memperkuat langkah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan eksternal yang masih kuat. Melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 20–21 Oktober 2026, BI memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 5,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%. Sementara itu, suku bunga Deposit Facility dinaikkan menjadi 5,00%.

Keputusan tersebut merupakan bagian dari bauran kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, memperkuat ketahanan eksternal, dan memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan.

Dalam siaran pers Nomor 28/233/DKom pada 21 Oktober 2026, BI menegaskan bahwa kebijakan moneter tetap diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah sekaligus mengendalikan inflasi di tengah ketidakpastian global.

“Kebijakan moneter ini tetap konsisten dengan strategi stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tekanan eksternal yang masih kuat dan upaya menjaga pencapaian sasaran inflasi sebesar 2,5±1% pada tahun 2026 dan 2027,” demikian pernyataan Bank Indonesia.

Baca: Inflasi AS Melonjak ke 3,7%, Surplus Dagang China Tembus US$133 Miliar: Pasar Menanti Sinyal The Fed

Perkuat Insentif untuk Menarik Modal Asing

Selain mempertahankan BI-Rate, bank sentral memperkuat kebijakan insentif untuk instrumen Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) Lindung Nilai kepada Bank Indonesia. Langkah tersebut ditujukan untuk mendorong aliran masuk modal asing, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, dan mempercepat pendalaman pasar uang serta pasar valuta asing (PUVA).

DNDF merupakan instrumen derivatif valuta asing yang dapat digunakan pelaku pasar untuk melakukan lindung nilai terhadap risiko perubahan kurs tanpa penyerahan fisik valuta asing pada saat jatuh tempo.

Penguatan insentif diharapkan meningkatkan aktivitas transaksi valas domestik sekaligus membantu investor mengelola risiko nilai tukar. Dengan demikian, pasar keuangan Indonesia diharapkan semakin dalam dan mampu menghadapi perubahan sentimen investor global.

Baca: Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun, Utang Baru Hampir Rp500 Triliun

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi BI dalam memperkuat ketahanan eksternal. Pergerakan rupiah tidak hanya dipengaruhi kondisi ekonomi domestik, tetapi juga perkembangan ekonomi global, arah kebijakan moneter negara maju, dan perubahan preferensi investor terhadap aset di negara berkembang.

Inflasi Tetap Menjadi Perhatian

Di samping menjaga stabilitas rupiah, BI tetap berupaya memastikan inflasi berada dalam sasaran 2,5% dengan deviasi ±1% pada 2026 dan 2027. Dengan sasaran tersebut, inflasi tahunan diharapkan berada pada kisaran 1,5% hingga 3,5%.

Stabilitas nilai tukar memiliki kaitan erat dengan pengendalian inflasi. Pelemahan rupiah yang berkelanjutan berpotensi meningkatkan biaya impor, termasuk bahan baku dan barang modal, sehingga dapat menambah tekanan terhadap biaya produksi dan harga barang di dalam negeri.

Baca: Hendry Munief Dorong Digitalisasi UMKM untuk Perluas Pasar dan Tingkatkan Daya Saing

Karena itu, penguatan instrumen moneter dan koordinasi pengendalian inflasi menjadi bagian penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta memberikan kepastian bagi dunia usaha.

BI juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam pengendalian inflasi, khususnya untuk menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok.

Memahami Kenaikan Deposit Facility

Kenaikan suku bunga Deposit Facility menjadi 5,00% perlu dipahami sesuai dengan fungsi instrumennya. Deposit Facility merupakan fasilitas penempatan dana bank di Bank Indonesia, sedangkan Lending Facility merupakan fasilitas penyediaan dana bagi bank sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca: Hendry Munief: Industri Harus Jadi Ekosistem Bisnis, Semua Sektor Berdampak Positif bagi Masyarakat

Dengan demikian, kenaikan Deposit Facility menjadi 5,00% tidak berarti bunga deposito yang diterima masyarakat di bank komersial otomatis menjadi 5%. Suku bunga simpanan nasabah tetap ditentukan oleh masing-masing bank dengan mempertimbangkan kondisi likuiditas, biaya dana, dan persaingan penghimpunan simpanan.

Sementara itu, BI-Rate tetap berada pada level 5,75%. Keputusan mempertahankan suku bunga acuan bersamaan dengan penyesuaian instrumen moneter lainnya mencerminkan penggunaan bauran kebijakan untuk merespons tantangan stabilitas keuangan.

Ke depan, BI akan terus mengoptimalkan instrumen moneter untuk menjaga stabilitas rupiah, memperkuat ketahanan eksternal, dan mengendalikan inflasi. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjaga kepercayaan pasar sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Sumber: Bank Indonesia, Siaran Pers Nomor 28/233/DKom, 21 Oktober 2026.



Terkait
Hendry Munief: Industri Harus Jadi Ekosistem Bisnis, Semua Sektor Berdampak Positif bagi Masyarakat
Hendry Munief: Industri Harus Jadi Ekosistem Bisnis, Semua Sektor Berdampak Positif bagi Masyarakat
Emas Antam Kembali Naik, Harga 1 Gram Capai Rp2,638 Jut
The Fed Diproyeksi Naikkan Suku Bunga 25 Bps, Rupiah hi
Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen, Pekanbaru Tembus Posis
Lainnya
Koperasi BBDM Salurkan Bantuan Sosial Rp10 Juta ke 4 Desa dan 1 Kelurahan di Bukit Batu Bengkalis
Koperasi BBDM Salurkan Bantuan Sosial Rp10 Juta ke 4 Desa dan 1 Kelurahan di Bukit Batu Bengkalis
Sudah Sejahtera, 5962 KPM di Lampung Mundur dari PKH
Dongkrak Harga Sawit, Pemkab Muba Akan Terapkan VSA
Harga Tiket Tinggi, Menhub: Tarif Belum Lewat Batas Ata
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Politik
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di Bimteknas DPP PKS se-Indonesia
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di Bimteknas DPP PKS se-Indonesia
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
TOP dan JoinPKS Kampar, Syahrul Aidi Ajak Warga Bergabu
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Kriminal
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin