Nilai Ekspor Lampung Turun 7,32 Persen
KANALSUMATERA.com - Nilai total ekspor Provinsi Lampung pada Februari 2019 mencapai 245,99 juta dolar atau mengalami penurunan sebesar 7,32 persen dibandingkan ekspor Januari 2019.
"Nilai ekspor Februari 2019 ini jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu juga mengalami penurunan sebesar 10,74 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, di Bandarlampung, Jumat (15/3) seperti yang dilansir idaroi Antara.
Ia menyebutkan, lima golongan barang utama ekspor Provinsi Lampung pada Februari 2019 yaitu lemak dan minyak hewan/nabati; batu bara; kopi, teh, dan rempah-rempah; ampas/sisa industri makanan; dan bubur kayu/pulp.
Menurutnya, penurunan ekspor Februari 2019 terhadap Januari 2019 terjadi pada tiga golongan barang utama tersebut yaitu bubur kayu/pulp turun 20,36 persen; lemak dan minyak hewan/nabati turun 18,11 persen; dan kopi, teh, rempah-rempah turun 12,20 persen.
Baca: Anggota Komisi VII DPR Hendry Munief Sambut Baik Diskon Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran
"Adapun golongan barang utama yang mengalami peningkatan adalah ampas/sisa industri makanan yang naik 177,21 persen; dan batu bara yang naik 6,04 persen," jelasnya.
Ia mengatakan bahwa, negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada Februari 2019 yaitu ke India yang mencapai 34,61 juta dolar, Tiongkok 22,94 juta dolar, Pakistan 21,96 juta dolar, Amerika Serikat 20,97 juta dolar, dan Srilanka 17,96 juta dolar.
"Peranan kelimanya mencapai 48,14 persen," tambahnya. Kso
